Padang - Menjawab tingginya persaingan dunia usaha yang dihadapi sektor kebutuhan pelatihan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai lembaga keuangan nonbank milik pemerintah kembali melaksanakan pelatihan regular melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) bagi nasabah binaan cabang Jember.
Kegiatan PKU Cabang Jember yang akan dilaksanakan di Kantor Pertanahan Kab. Bondowoso merupakan acara PKU Reguler Cabang Jember di penghujung tahun 2014 yang mengambil tema ‘Pasca Legalisasi Asset di Kab. Bondowoso Dalam Rangka Peningkatan Taraf Ekonomi Masyarakat UMKM Bekerjasama BPN dan PT PNM (Persero)’.
Executive Vice President I PT PNM (Persero), Arief Mulyadi menjelaskan, Badan Pertanahan Negara (BPN) tertarik dengan salah satu aktifitas yang dianggap unik dan tidak ada di lembaga keuangan lainnya, yaitu pembinaan dan jasa management melalui Program PKU (Pengembangan Kapasitas Usaha). Program inilah yang dianggap unik oleh BPN, sehingga tercetus kerjasama antara BPN dan PNM.
“Sebagai sesama lembaga pemerintahaan, PNM dan BPN menjunjung tinggi prioritas pembangunan nasional yang sedang dicanangkan oleh Kabinet Kerja yang baru ini. Langkah konkret yang akan diambil oleh PNM selanjutnya akan direalisasikan dalam serangkaian program-program meliputi peningkatan iklim usaha yang kondusif bagi UMKM, peningkatan akses sumber daya produk, pengembangan dan pemasaran UMKM melalui expo, hingga peningkatan daya saing SDM UMKM,” terangnya, Kamis (18/12).
Di tahun 2014 ini BPN Kabupaten Bondowoso melakukan program sertifikat prona yang melibatkan beberapa desa di wilayah sekitar dengan jumlah penerima sertifikat sekitar 1.400 orang. Yang bisa menikmati program ini dari profesi yang berbeda seperti petani, buruh, pedagang, pengusaha, home industry, dan lain-lain.
“Kaitannya kerja sama yang telah dilakukan oleh BPN sebenarnya tidak jauh dengan maksud dan tujuan PNM sendiri, yaitu sebagai Badan Usaha Milik Negara yang bertugas membantu pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” ungkap Pemimpin PNM cabang Jember Dodot Patria.
BPN merasa Kabupaten Bondowoso memiliki potensi untuk berkembang, banyak usaha-usaha rakyat yang perlu dilakukan pembinaan agar lebih dikenal oleh masyarakat luas baik dari dalam maupun juga luar Kabupaten Bondowoso. (zul)
Kegiatan PKU Cabang Jember yang akan dilaksanakan di Kantor Pertanahan Kab. Bondowoso merupakan acara PKU Reguler Cabang Jember di penghujung tahun 2014 yang mengambil tema ‘Pasca Legalisasi Asset di Kab. Bondowoso Dalam Rangka Peningkatan Taraf Ekonomi Masyarakat UMKM Bekerjasama BPN dan PT PNM (Persero)’.
Executive Vice President I PT PNM (Persero), Arief Mulyadi menjelaskan, Badan Pertanahan Negara (BPN) tertarik dengan salah satu aktifitas yang dianggap unik dan tidak ada di lembaga keuangan lainnya, yaitu pembinaan dan jasa management melalui Program PKU (Pengembangan Kapasitas Usaha). Program inilah yang dianggap unik oleh BPN, sehingga tercetus kerjasama antara BPN dan PNM.
“Sebagai sesama lembaga pemerintahaan, PNM dan BPN menjunjung tinggi prioritas pembangunan nasional yang sedang dicanangkan oleh Kabinet Kerja yang baru ini. Langkah konkret yang akan diambil oleh PNM selanjutnya akan direalisasikan dalam serangkaian program-program meliputi peningkatan iklim usaha yang kondusif bagi UMKM, peningkatan akses sumber daya produk, pengembangan dan pemasaran UMKM melalui expo, hingga peningkatan daya saing SDM UMKM,” terangnya, Kamis (18/12).
Di tahun 2014 ini BPN Kabupaten Bondowoso melakukan program sertifikat prona yang melibatkan beberapa desa di wilayah sekitar dengan jumlah penerima sertifikat sekitar 1.400 orang. Yang bisa menikmati program ini dari profesi yang berbeda seperti petani, buruh, pedagang, pengusaha, home industry, dan lain-lain.
“Kaitannya kerja sama yang telah dilakukan oleh BPN sebenarnya tidak jauh dengan maksud dan tujuan PNM sendiri, yaitu sebagai Badan Usaha Milik Negara yang bertugas membantu pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” ungkap Pemimpin PNM cabang Jember Dodot Patria.
BPN merasa Kabupaten Bondowoso memiliki potensi untuk berkembang, banyak usaha-usaha rakyat yang perlu dilakukan pembinaan agar lebih dikenal oleh masyarakat luas baik dari dalam maupun juga luar Kabupaten Bondowoso. (zul)
0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya