Musyarawah Nasional (Munas) Partai Hanura yang akan digelar pada Februari 2015 mendatang. Menyikapati hal itu, pengurus DPD partai ini harus mempersiapkan keikutsertaannya dalam ajang tersebut. Salah satu syarat utama untuk ikut haruslah punya kepengurusan definitif.
“Besok kita mengadakan musyawarah daerah luar biasa (Musdalub). Ini harus dilakukan musyawarah untuk memilih ketua. Jika tidak, kita tak bisa mengikuti Munas nantinya, karena keberadaan salah satu pengurus DPD masih dijabat pelaksana tugas,” ujar Sekretaris DPD Partai Hanura, Marlis di Padang, Kamis (18/12).
Diungkapkan Marlis, Musdalub ini sangat mendesak, lantaran pihak DPP hanya memberikan waktu hingga awal tahun ini. Sekarang, Ketua DPD Partai Hanura Sumbar dijabat seorang pelaksana tugas. Kekosongan pejabat definitif itu disebabkan Ketua DPD yang lama, M. Tauhid telah menyerahkan surat pengunduran diri secara tertulis kepada DPP dan pihak DPP pun sudah menyurati yang bersangkutan sebagai tanda diterimanya permohonan yang dia ajukan.
Menurut keterangan dari pihak DPP, M. Tauhid mengundurkan diri disebabkan faktor usia. Ditambah lagi faktor usaha miliknya yang lama terbengkalai selama menjadi anggota DPRD Sumbar periode 2009-2014 lalu.
Selain itu, pengunduran diri M. Tauhid, juga terkait dengan keikutsertaan dirinya di Perindo yang sudah dideklarasikan menjadi partai. Partai Perindo tersebut diketuai Hari Tanoesudibyo, mantan Cawapres 2014-2019. Sementara M. Tauhid ditunjuk pula menjadi Ketua Partai Perindo Sumbar.
Dijelaskan Marlis, dia dan M. Tauhid sama-sama di Perindo. Kala itu masih berbentuk ormas. Banyak anggotanya yang lintas partai, bahkan dari PNS pun ada. Namun setelah Rapim memutuskan pendeklarasian pembentukan partai, maka Marlis lebih memilih tetap di Hanura. Dia telah membicarakan hal itu baik-baik dengan Hari Tanoe.
Lima nama mengapung
Musdalub bakal digelar sehabis Jumat atau sekitar 14.00 WIB. Rencananya dihadiri empat perwakilan DPP yaitu Irjen Pol. Marwan Paris (Ketua Badan Kehormatan DPP Partai Hanura), dan tiga wakil Sekjen; Harja, Andien dan Tien Aspasia.
Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Aljufri, Musdalub diikuti oleh DPC Partai Hanura se-Sumbar, 2 organisasi sayap (pemuda dan perempuan Hanura), pengurus DPD, dan perwakilan DPP. Pendaftaran bakal calon dimulai pada pukul 10.00 WIB hari ini. Para calon harus mampu meraih lima dukungan atau 20 persen plus 1 dari total 24 hak suara yang diperebutkan.
Semua pengurus DPD dan DPC berhak diusulkan sebagai bakal calon. Syarat utamanya adalah telah menjadi pengurus partai minimal selama satu periode.
Hingga pukul 13.00 WIB bakal dilakukan verifikasi terhadap calon. Jika ditemui dukungan ganda, maka yang bersangkutan tidak berhak dicalonkan.
Ditegaskan Aljufri, sampai saat ini belum ada calon resmi yang bakal duduk sebagai Ketua DPD. Namun setelah didesak, dia mau juga mengatakan bahwa ada lima calon yang diperediksi bakal diusung oleh peserta Musdalub.
Kelima Balon yang bakal bertarung itu adalah Adek Mashar, David Maldian, David Lukman, Marlis dan Azhar Latief.
Ketua Steering Commitee, H. Sunanro Gani menyebutkan, Partai Hanura merupakan partai yang paling kondusif saat ini. Untuk itu, semua baik yang duduk di kepanitiaan atau peserta rapat diharapkan dapat menjaga suasana yang demokratis dan konstitusional. Dia menjamin semua kegiatan di Musdalub mengacu pada regulasi dan landasan-landasan yang berlaku.
Musdalub sendiri dimulai pada pukul 14.00 WIB. Baik Marlis, Aljufri, dan Sunarno sama mengimbau agar semua kader Hanura dapat berpartisipasi aktif dan berupaya partai jangan sampai terpecah. Siapapun yang terpilih harus didukung demi kejayaan Hanura. (zul)
“Besok kita mengadakan musyawarah daerah luar biasa (Musdalub). Ini harus dilakukan musyawarah untuk memilih ketua. Jika tidak, kita tak bisa mengikuti Munas nantinya, karena keberadaan salah satu pengurus DPD masih dijabat pelaksana tugas,” ujar Sekretaris DPD Partai Hanura, Marlis di Padang, Kamis (18/12).
Diungkapkan Marlis, Musdalub ini sangat mendesak, lantaran pihak DPP hanya memberikan waktu hingga awal tahun ini. Sekarang, Ketua DPD Partai Hanura Sumbar dijabat seorang pelaksana tugas. Kekosongan pejabat definitif itu disebabkan Ketua DPD yang lama, M. Tauhid telah menyerahkan surat pengunduran diri secara tertulis kepada DPP dan pihak DPP pun sudah menyurati yang bersangkutan sebagai tanda diterimanya permohonan yang dia ajukan.
Menurut keterangan dari pihak DPP, M. Tauhid mengundurkan diri disebabkan faktor usia. Ditambah lagi faktor usaha miliknya yang lama terbengkalai selama menjadi anggota DPRD Sumbar periode 2009-2014 lalu.
Selain itu, pengunduran diri M. Tauhid, juga terkait dengan keikutsertaan dirinya di Perindo yang sudah dideklarasikan menjadi partai. Partai Perindo tersebut diketuai Hari Tanoesudibyo, mantan Cawapres 2014-2019. Sementara M. Tauhid ditunjuk pula menjadi Ketua Partai Perindo Sumbar.
Dijelaskan Marlis, dia dan M. Tauhid sama-sama di Perindo. Kala itu masih berbentuk ormas. Banyak anggotanya yang lintas partai, bahkan dari PNS pun ada. Namun setelah Rapim memutuskan pendeklarasian pembentukan partai, maka Marlis lebih memilih tetap di Hanura. Dia telah membicarakan hal itu baik-baik dengan Hari Tanoe.
Lima nama mengapung
Musdalub bakal digelar sehabis Jumat atau sekitar 14.00 WIB. Rencananya dihadiri empat perwakilan DPP yaitu Irjen Pol. Marwan Paris (Ketua Badan Kehormatan DPP Partai Hanura), dan tiga wakil Sekjen; Harja, Andien dan Tien Aspasia.
Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Aljufri, Musdalub diikuti oleh DPC Partai Hanura se-Sumbar, 2 organisasi sayap (pemuda dan perempuan Hanura), pengurus DPD, dan perwakilan DPP. Pendaftaran bakal calon dimulai pada pukul 10.00 WIB hari ini. Para calon harus mampu meraih lima dukungan atau 20 persen plus 1 dari total 24 hak suara yang diperebutkan.
Semua pengurus DPD dan DPC berhak diusulkan sebagai bakal calon. Syarat utamanya adalah telah menjadi pengurus partai minimal selama satu periode.
Hingga pukul 13.00 WIB bakal dilakukan verifikasi terhadap calon. Jika ditemui dukungan ganda, maka yang bersangkutan tidak berhak dicalonkan.
Ditegaskan Aljufri, sampai saat ini belum ada calon resmi yang bakal duduk sebagai Ketua DPD. Namun setelah didesak, dia mau juga mengatakan bahwa ada lima calon yang diperediksi bakal diusung oleh peserta Musdalub.
Kelima Balon yang bakal bertarung itu adalah Adek Mashar, David Maldian, David Lukman, Marlis dan Azhar Latief.
Ketua Steering Commitee, H. Sunanro Gani menyebutkan, Partai Hanura merupakan partai yang paling kondusif saat ini. Untuk itu, semua baik yang duduk di kepanitiaan atau peserta rapat diharapkan dapat menjaga suasana yang demokratis dan konstitusional. Dia menjamin semua kegiatan di Musdalub mengacu pada regulasi dan landasan-landasan yang berlaku.
Musdalub sendiri dimulai pada pukul 14.00 WIB. Baik Marlis, Aljufri, dan Sunarno sama mengimbau agar semua kader Hanura dapat berpartisipasi aktif dan berupaya partai jangan sampai terpecah. Siapapun yang terpilih harus didukung demi kejayaan Hanura. (zul)
0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya