Headlines News :

Koperasi Bersiaplah Go Internasional

Written By zulfadli on Jumat, 01 Februari 2013 | 16.38

Ada angin segar bagi koperasi yang ada di Sumbar khususnya dan Indonesia khususnya. Selasa (29/1) telah ditandangani perjanjian kerjasama antara Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (Angkasa) dengan Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sumbar.

“Ini bentuk kerjasama konkrit antara koperasi dari dua negara. Akan saling memperkokoh koperasi dari segi perniagaan. Ini akan memotivasi koperasi untuk go internasional,” ujar Prof Dato’ Mohd Ali HJ. Baharum, Presiden Angkasa kepada Singgalang usai rehat di salah satu restoran di kawasan Khatib Sulaiman.

Dijelaskan Dato’ bahwa 10.200 koperasi di Indonesia bisa memanfaatkan pasar Malaysia untuk menjual produknya melalui koperasi-koperasi di Malaysia. Sebaliknya koperasi di Malaysia yang beranggotakan 8 juta orang lebih bisa pula memanfaatkan pasar Indonesia dengan jumlah penduduknya yang sangat besar.

“Artinya kerjasama ini saling menguntungkan. Juga ada alih teknologi dan sistem dalam kerjasama ini. Kita pun telah menjalin kerjasama dengan Singapura, Brunei, Thailand dan Vietnam,” urai Dato yang didampingi Borhan Mat Aris, Pengurus Komunikasi Korporat Angkasa dan Norwahi Abdullah Pegawai Portal, Berita, Web TV Komunikasi Korporat.

Menurut informasi yang didapat Singgalang, Angkasa memperkuat hubungan antar koperasi di Asean. Jika berhasil, akan dikembangkan kerjasama yang lebih erat dengan China

Chairul Darwis, Ketua Dekopinwil Sumbar, sangat bahagia dengan adanya penandatanganan kerjasama ini. Karena kerjasama ini mengawali rangkaian kerjasama Angkasa dengan Dekopinwil lainnya di Indonesia.

Menurut Chairul, kerjasama antara Angkasa dengan Dekopin ini lebih mengarah kepada pemasaran produk antar koperasi. Produk Malaysia akan dipasarkan oleh koperasi di Indonesia atau Sumbar khususnya, Sebaliknya produk Sumbar atau produk koperasi. “Moga kerjasama ini semakin menggerakkan dan memacu perkembangan koperasi di Sumbar. Apalagi regulasi perkoperasian yang baru mendukung koperasi lebih leluasa bergerak di sektor rill,” ujar mantan Kadinas Koperasi Sumbar itu.

Pernyataan Chairul didukung penuh oleh Ketua Dekopin, Agung Sujatmiko. “Kerjasama ini merupakan awal yang bagus bagi koperasi di Indonesia untuk bergerak di bisnis rill,” ujar Ketua Dekopin, Agung Sujatmiko.

Kendala dari segi persyaratan masuk ke Malaysia bisa diatasi. Karena, kata Agung, Angkasa ini punya badan sertifikasi produk. “Dengan sertifikasi ini produk Indonesia kian bebas masuk ke Malaysia atau negara lain yang menjalin kerjasama dengan Angkasa,” kata Agung.

Apalagi Dato pun berjanji akan mengupayakan kemudahan bagi produk koperasi Indonesia yang dipasarkan Angkasa. “Kita akan segera membicarakannya dengan pemerintah Malaysia,” katanya.

Endarmy, Ketua Koperasi Wanita Jaya Bersama menyambut baik kerjasama ini. Wanita yang juga Ketua Dekopinda Padang Pariaman ini menilai akan banyak pengaruhnya bagi pengembangan gerakan koperasi di Sumbar. Koperasi yang ingin produk anggotanya dipasarkan di Malaysia tentu akan memotivasi anggotanya untuk meningkatkan standar dan mutu produk mereka. “Cara ini amat efektif ‘memaksa’ produsen lebih memperhatikan mutu dan harga produk mereka. Apalagi jika mereka berkesempatan melihat dari dekat bagaimana benar pengembangan koperasi di Malaysia,” ujar kader Nasdem ini.  


Bantuan Gempa

Angkasa Malaysia juga membantu 10 koperasi yang terkena dampak gempa 2009 lalu. Bantuan senilai Rp690 juta itu merupakan bentuk kepedulian gerakan koperasi di Malaysia terhadap teman seperjuangan mereka di Indonesia.

Diakui oleh Chairul maupun Kepala Dinas Koperasi UMKM Sumbar Achmad Charisma, bantuan ini agak terlambat diserahkan. Hal itu disebabkan waktu dan kesibukan kedua dewan koperasi. Dijelaskan oleh Chairul, kesepuluh koperasi itu adalah PUSKUD Sumbar, Puskoveri, KUD Cubadak Air, KUD Lubuk Alung I, Koppas Padang Sago, KUD Dwi Sri, KUD Sicincin, Koppas Kopika, Koppem Tj. Mutiara dan Kop PKK Saiyo.


Baik Chairul maupun Achmad berharap bantuan dan kerjasama yang baik antara koperasi di kedua negara membawa manfaat bagi pengembangan koperasi di Sumbar dan Indonesia umumnya. (zul)
Share this article :

0 komentar :

Poskan Komentar

Mohon komentari untuk pengembangan web ini selanjutnya

 
Support : Bisnis UKM | Kemenkop | Okebana RSS | Sentra UKM

Copyright © 2012. Okebana - All Rights Reserved
Template Dimodifikasi Oleh Zulfadli
Wartawan Harian Singgalang