Headlines News :

Indra Temukan 19 Genotip Padi Lokal

Written By zulfadli on Selasa, 21 Oktober 2014 | 17.45


Padang - Keberhasilan Indra diapresiasinya karena jika tidak dilakukan konservasi atau karakterisasi,
makaplasma nutfah ini bisa saja lenyap. Padahal ini kekayaan Sumbar.


Indra menemukan 19 genotipe. Masing-masing genotipe punya keunggulan masing-masing. Namun dari penelitian yang dilakukan, Indra mendapat empat genotip yang bagus ketahanannya terhadap wereng coklat, serangan blast  serta cekaman Fe dan Al.

Plasma nutfah yang tersebar di lima kabupaten itu oleh orang rekayasa genetik bisa mengembangbiakkannya kembali. Mereka bisa mengambil sifat-sifat baik dari plasma nutfah itu untuk menghasilkan varietas yang punya sifat unggul, super power dan berproduksi tinggi.

Diungkapkan, Aprisal temuan ini bisa jadi andalan Sumatera Barat. Terlebih beras merah ini punya potensi di dunia industri. Sebagaimana informasi yang diungkapkan Indra Dwipa dalam ujian terbukanya, beras ini bisa untuk konsumsi penderita diabetes, atlet pun dianjurkan untuk makan beras ini lima hari dalam seminggu, bahkan untuk makanan bayi pun beras merah ini digunakan oleh produsen terkenal.

Universitas Andalas, katanya, akan mendukung tindak lanjut dari hasil temuan ini. Kalau perlu berlanjut hingga bisa dipatenkan. Penelitian lanjutan dapat dilakukan terus oleh Indra atau secara berkelompok.

Promotor Indra Dwipa, Dr. Eti Swasti bahkan menyatakan, ”Bagi kami orang pemuliaan, satu genotipe saja yang ditemukan sudah suatu hal yang menggembirakan. Apalagi yang ditemukan ini 19 genotipe. Sungguh, sebagai promotornya ini harus kami apresiasi.” (*)


Share this article :

0 komentar :

Posting Komentar

Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya


 
Support : Bisnis UKM | Kemenkop | Okebana RSS | Sentra UKM

Copyright © 2012. Okebana - All Rights Reserved
Template Dimodifikasi Oleh Zulfadli
Wartawan Harian Singgalang