Padang - Perjuangan Indra Dwipa selama sembilan tahun meraih gelar doktor, berakhir bahagia. Dia berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka yang dilaksanakan di Aula Pascasarjana Universitas Andalas, Kampus Limau Manis Padang, Senin (20/10).
Semangatnya dipujikan oleh para promotor. Bahkan Rektor Universitas Andalas pun gembira dengan hasil penelitian yang didapat oleh Indra Dwipa tersebut. “Ini hasil yang menggembirakan bagi dunia pertanian. Promovendus menemukan plasma nutfah beras merah yang sudah hampir langka saat ini. Dia berhasil pula mengkarakterisasinya,” ujar Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Werry Darta Taifur yang diwakili Wakil Rektor III, Dr. Aprisal usai menyatakan Indra Dwipa lulus dengan nilai 85 (A).
Dikatakan rektor, sungguh tidak sia-sia dia menghabiskan waktu cukup lama dalam penelitiannya. Dia berhasil menggali kekayaan hayati Sumbar. Seandainya patah semangat dan kekayaan ini didapat oleh orang lain, maka bisa jadi diakui oleh pihak/negara lain dan dipatenkan mereka. (zul)
0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya