Padang - PT Telkom Witel Sumbar terus berupaya menunjukkan komitmennya untuk membina usaha kecil dan menengah di Sumbar. BUMN di bidang telekomunikasi ini akan mengucurkan bantuan perkuatan permodalan bagi para calon mitra binaannya pada September nanti.
Hal itu diungkapkan Kabid Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), PT Telkom Witel Sumbar, Azwir. Dikatakan Azwir, pihaknya tengah menyeleksi proposal permintaan bantuan permodalan yang masuk kepada mereka. Dan tentu saja peluang terbuka lebar bagi pelaku usaha yang butuh perkuatan permodalan untuk pengembangan usaha mereka.
“Saat ini kami sedang memeriksa kelengkapan persyaratan para calon mitra binaan. Masih terbuka luas peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di Sumbar untuk mengajukan pinjaman modal dari dana CSR PT Telkom,” tegasnya, Jumat (15/8).
Sebenarnya, tambah Azwir banyak dana PKBL yang dikelola BUMN. Jadi pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) tidak perlu risau dalam hal permodalan.
Kata Azwir, persyaratan untuk mendapatkannya sangat mudah dan hanya dikenakan biaya administrasi 0,5 persen/bulan. Ini saja sudah sangat membantu, apalagi pelaku usaha hanya cukup berbekalkan surat keterangan usaha dari lurah, usaha sudah jalan minimal satu tahun, memiliki peluang pengembangan yang bagus. Kemudian mereka harus mengisi formulir isian dan membuat proposal yang berisikan kebutuhan, penggunaan dan rencana pengembalian pinjaman.
Dalam kesempatan sosialisasi yang difasilitasi Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar di Hotel Nan Tongga dua hari lalu, Azwir juga menginformasikan hal yang sama. Sebanyak 40 calon mitra binaan yang hadir di acara itu diharapkan dapat segera memanfaatkan dana PKBL dan CSR yang ada di BUMN-BUMN yang beroperasional di Sumbar, termasuk PT Telkom, tempat dia bekerja.
Azwir pun mengimbau calon mitra segera memasukkan permohonan karena September ini ada pengucuran pinjaman bagi mitra binaan.
Menurut Azwir, banyak sudah yang menikmati bantuan perkuatan modal dari PT Telkom. Untuk tahun 2014 ini saja, pada Maret lalu ada 72 mitra binaan dengan total dana yang dikucurkan Rp1,572 miliar.
Sementara pada Juni, telah dikucurkan Rp948 juta kepada 48 mitra binaan. Bantuan itu diserahkan General Manager Telkom Witel Sumbar, Paryanto.
Dengan demikian, sejak 2002, di Sumbar telah disalurkan dana kemitraan Rp44,760 miliar kepada 1.972 mitra binaan yang berhasil menciptakan sebanyak 8.309 tenaga kerja.
Tiap mitra binaan berhak mengajukan pinjaman antara Rp5 juta hingga Rp50 juta. Besarnya pinjaman tergantung skala usaha dan jaminan yang diberikan. Khusus masalah jaminan, Azwir menyatakan hanya sebagai bukti ikatan antara mereka.
“Jaminan diberlakukan lantaran dulu dana CSR dianggap uang hilang. Dana ini sifatnya harus digulirkan,” ujarnya menambahkan. (zul)
Hal itu diungkapkan Kabid Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), PT Telkom Witel Sumbar, Azwir. Dikatakan Azwir, pihaknya tengah menyeleksi proposal permintaan bantuan permodalan yang masuk kepada mereka. Dan tentu saja peluang terbuka lebar bagi pelaku usaha yang butuh perkuatan permodalan untuk pengembangan usaha mereka.
“Saat ini kami sedang memeriksa kelengkapan persyaratan para calon mitra binaan. Masih terbuka luas peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di Sumbar untuk mengajukan pinjaman modal dari dana CSR PT Telkom,” tegasnya, Jumat (15/8).
Sebenarnya, tambah Azwir banyak dana PKBL yang dikelola BUMN. Jadi pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) tidak perlu risau dalam hal permodalan.
Kata Azwir, persyaratan untuk mendapatkannya sangat mudah dan hanya dikenakan biaya administrasi 0,5 persen/bulan. Ini saja sudah sangat membantu, apalagi pelaku usaha hanya cukup berbekalkan surat keterangan usaha dari lurah, usaha sudah jalan minimal satu tahun, memiliki peluang pengembangan yang bagus. Kemudian mereka harus mengisi formulir isian dan membuat proposal yang berisikan kebutuhan, penggunaan dan rencana pengembalian pinjaman.
Dalam kesempatan sosialisasi yang difasilitasi Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar di Hotel Nan Tongga dua hari lalu, Azwir juga menginformasikan hal yang sama. Sebanyak 40 calon mitra binaan yang hadir di acara itu diharapkan dapat segera memanfaatkan dana PKBL dan CSR yang ada di BUMN-BUMN yang beroperasional di Sumbar, termasuk PT Telkom, tempat dia bekerja.
Azwir pun mengimbau calon mitra segera memasukkan permohonan karena September ini ada pengucuran pinjaman bagi mitra binaan.
Menurut Azwir, banyak sudah yang menikmati bantuan perkuatan modal dari PT Telkom. Untuk tahun 2014 ini saja, pada Maret lalu ada 72 mitra binaan dengan total dana yang dikucurkan Rp1,572 miliar.
Sementara pada Juni, telah dikucurkan Rp948 juta kepada 48 mitra binaan. Bantuan itu diserahkan General Manager Telkom Witel Sumbar, Paryanto.
Dengan demikian, sejak 2002, di Sumbar telah disalurkan dana kemitraan Rp44,760 miliar kepada 1.972 mitra binaan yang berhasil menciptakan sebanyak 8.309 tenaga kerja.
Tiap mitra binaan berhak mengajukan pinjaman antara Rp5 juta hingga Rp50 juta. Besarnya pinjaman tergantung skala usaha dan jaminan yang diberikan. Khusus masalah jaminan, Azwir menyatakan hanya sebagai bukti ikatan antara mereka.
“Jaminan diberlakukan lantaran dulu dana CSR dianggap uang hilang. Dana ini sifatnya harus digulirkan,” ujarnya menambahkan. (zul)
0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya