Padang - SD Busthanul Ulum Semen Padang bersiap menghadapi Indonesian CSR Award (ICA). Segenap unsur sekolah di Lambung Bukit Kelurahan Batu Busuk, Pauh-Padang, bergiat ikut menyukseskan PT Semen Padang meraih predikat bergengsi itu.
Pimpinan Yayasan Igasar Semen Padang, Yuzri Boy dan Kabiro Corporate Social Responsibility (CSR) Iskandar Lubis perusahaan beserta jajarannya bertekad untuk menaikkan peringkat, lebih baik dibanding 2011. Semen Padang mendapat satu platinum dan empat gold pada iven tiga tahunan itu.
“Kita bersiap menghadapi ICA 2014. Persiapannya harus sebaik mungkin. Sebab persaingan pasti lebih berat dibanding 2011. Karena penilaian mengacu pada ISO 26000,” ujar Kabiro CSR Semen Padang, Iskandar Lubis, Selasa (12/8).
Dijelaskan Iskandar, dulu pada 2011 ISO 26000 SR hanya menjadi acuan (guidance). Sementara tahun ini penilaian harus didasarkan aturan-aturan yang termaktub dalam ISO 26000 SR. “Makanya seluruh lini terkait diarahkan untuk berkontribusi dalam persiapan ini,” tegas Iskandar.
Dikatakannya, dalam ISO 26000 SR diatur bagaimana menja-di-kan CSR komitmen dan upaya perusahaan yang beroperasi secara legal dan etis, untuk meminimalkan risiko kehadiran perusahaan, berkontribusi terhadap pembangunan sosial, ekonomi dan lingkungan serta pembangunan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas hidup.
Menurut Iskandar, pada 2014, untuk keempat kalinya dilakukan forum perusahaan penyelenggara pengembangan komunitas (Corporate Forum for Community Development, CFCD) bekerjasama dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN) kembali menyelenggarakan ICA 2014 didukung Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat RI dan kementerian lainnya,
Untuk keperluan ini, PT Semen Padang SD Busthanul Ulum (SD BU) menjadi salah satu objek yang dinilai. Di lokasi terpencil tersebut, Semen Padang mampu memberdayakan masyarakat lewat pendidikan. Program CSR-nya diarahkan untuk memberikan pendidikan gratis bagi anak usia sekolah dasar.
Ditambahkan Ketua Yayasan Igasar Yuzri Boy, sepatu, baju hingga perlengkapan sekolah disediakan. Berbagai reward yang dinikmati anak didik di seluruh tingkatan pendidikan yang diselenggarakan Yayasan Igasar pun dinikmati oleh anak-anak tersebut. Tak ada beda dengan saudaranya yang sekolahnya di lingkungan pabrik.
Malah anak yang lulus dengan nilai tinggi diberi bantuan untuk mendaftar di sekolah menengah. Sekolah ini merupakan salah satu implementasi dari CSR Semen Padang yang berada di bawah naungan Yayasan Igasar.
Rupanya perhatian itu berbuah. SD BU baru saja didaulat berhak atas penghargaan adiwiyata tingkat Padang. Mereka sukses menyusul sekolah lainnya di lingkungan yayasan yang sudah meraih adiwiyata.
“Anak-anak kami yang telah ikut menyukseskan raihan adiwiyata ini pun menjadi garda depan dalam menularkan kepedulian terhadap lingkungan lewat kegiatan ekstrakurikulernya, pramuka,” ujar Boy.
Dan lantaran nilai yang diperolehnya, SD BU pun berhak atas adiwiyata provinsi. Malah kata Pembina Sekolah Adiwiyata Padang, Emrizal, SD BU diusulkan untuk tingkat nasional pada 2015. Raihan yang dicapai SD BU ini menunjukkan tingginya dukungan yang diberikan oleh Yayasan Igasar dan PT Semen Padang dalam mewujudkan ini semua.
“Kami melihat respon Semen Padang sangat besar dalam hal kepedulian terhadap lingkungan hidup ini. Mereka memberdayakan anak didik dalam menularkan kepedulian ini kepada masyarakat. Jelas ketua yayasan memegang peran penting dalam pencapaian ini,” ujarnya. (zul)
Pimpinan Yayasan Igasar Semen Padang, Yuzri Boy dan Kabiro Corporate Social Responsibility (CSR) Iskandar Lubis perusahaan beserta jajarannya bertekad untuk menaikkan peringkat, lebih baik dibanding 2011. Semen Padang mendapat satu platinum dan empat gold pada iven tiga tahunan itu.
“Kita bersiap menghadapi ICA 2014. Persiapannya harus sebaik mungkin. Sebab persaingan pasti lebih berat dibanding 2011. Karena penilaian mengacu pada ISO 26000,” ujar Kabiro CSR Semen Padang, Iskandar Lubis, Selasa (12/8).
Dijelaskan Iskandar, dulu pada 2011 ISO 26000 SR hanya menjadi acuan (guidance). Sementara tahun ini penilaian harus didasarkan aturan-aturan yang termaktub dalam ISO 26000 SR. “Makanya seluruh lini terkait diarahkan untuk berkontribusi dalam persiapan ini,” tegas Iskandar.
Dikatakannya, dalam ISO 26000 SR diatur bagaimana menja-di-kan CSR komitmen dan upaya perusahaan yang beroperasi secara legal dan etis, untuk meminimalkan risiko kehadiran perusahaan, berkontribusi terhadap pembangunan sosial, ekonomi dan lingkungan serta pembangunan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas hidup.
Menurut Iskandar, pada 2014, untuk keempat kalinya dilakukan forum perusahaan penyelenggara pengembangan komunitas (Corporate Forum for Community Development, CFCD) bekerjasama dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN) kembali menyelenggarakan ICA 2014 didukung Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat RI dan kementerian lainnya,
Untuk keperluan ini, PT Semen Padang SD Busthanul Ulum (SD BU) menjadi salah satu objek yang dinilai. Di lokasi terpencil tersebut, Semen Padang mampu memberdayakan masyarakat lewat pendidikan. Program CSR-nya diarahkan untuk memberikan pendidikan gratis bagi anak usia sekolah dasar.
Ditambahkan Ketua Yayasan Igasar Yuzri Boy, sepatu, baju hingga perlengkapan sekolah disediakan. Berbagai reward yang dinikmati anak didik di seluruh tingkatan pendidikan yang diselenggarakan Yayasan Igasar pun dinikmati oleh anak-anak tersebut. Tak ada beda dengan saudaranya yang sekolahnya di lingkungan pabrik.
Malah anak yang lulus dengan nilai tinggi diberi bantuan untuk mendaftar di sekolah menengah. Sekolah ini merupakan salah satu implementasi dari CSR Semen Padang yang berada di bawah naungan Yayasan Igasar.
Rupanya perhatian itu berbuah. SD BU baru saja didaulat berhak atas penghargaan adiwiyata tingkat Padang. Mereka sukses menyusul sekolah lainnya di lingkungan yayasan yang sudah meraih adiwiyata.
“Anak-anak kami yang telah ikut menyukseskan raihan adiwiyata ini pun menjadi garda depan dalam menularkan kepedulian terhadap lingkungan lewat kegiatan ekstrakurikulernya, pramuka,” ujar Boy.
Dan lantaran nilai yang diperolehnya, SD BU pun berhak atas adiwiyata provinsi. Malah kata Pembina Sekolah Adiwiyata Padang, Emrizal, SD BU diusulkan untuk tingkat nasional pada 2015. Raihan yang dicapai SD BU ini menunjukkan tingginya dukungan yang diberikan oleh Yayasan Igasar dan PT Semen Padang dalam mewujudkan ini semua.
“Kami melihat respon Semen Padang sangat besar dalam hal kepedulian terhadap lingkungan hidup ini. Mereka memberdayakan anak didik dalam menularkan kepedulian ini kepada masyarakat. Jelas ketua yayasan memegang peran penting dalam pencapaian ini,” ujarnya. (zul)
0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya