Padang - Koperasi Pengusaha Jati Sejahtera (Pejatra) genap berusia satu tahun. Rasa sukacita terhadap HUT pertama itu diperingati, apalagi masih dalam suasana Syawal 1435 H diharapkan bisa memperkuat nilai-nilai koperasi kaum ibu di kawasan jati itu.
Ultah sekaligus halal bihalal pada Rabu (13/8), itu dihadiri Lurah Jati Yuharman, Ketua LPM Kelurahan Jati, Mansyur Abidin, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Padang Yunisman, tokoh masyarakat Jati dan para anggota koperasi.
"Kami senang wadah koperasi yang kami dirikan tahun lalu berkembang dengan cukup menggembirakan. Ibu-ibu rumah tangga yang dimotivasi untuk punya keterampilan jahit dan bordir ini semangat dengan koperasi ini. Kini anggotanya sudah 30 orang," ujar Ketua Koperasi Pejatra, Rukmi Arni.
Diungkapkan Rukmi, koperasi ini dibuat untuk mewadahi ibu-ibu rumah tangga (IRT)yang mulai menekuni usaha sulaman dan bordir di sekitar kawasan rumahnya di Jalan Minahasa dan rumah orang tuanya di Jati Rawang.
Mereka mau dilatih untuk bisa punya pendapatan sampingan guna membantu perekonomian keluarga. Awalnya dididik menyulam dan menjahit. Lalu mereka pun mulai menerima upah jahitan. Malah ada beberapa anggota yang perkembangan usahanya cukup bagus.
Dan alhamdulillah, kata Rukmi, mereka pun ingin bersatu dalam wadah koperasi. Sebab mereka dipahamkan bahwa dengan koperasi bisa mendapat manfaat ganda. Kebutuhan peralatan jahit, sulam dan bordir bisa didapatkan dengan harga lebih murah, stok selalu ada, dapat dicicil dan dapat keuntungan pula jika ada sisa hasil usaha koperasi tersebut. Mereka juga terbiasa menabung.
“Saya ingin masa pensiun saya ini bermanfaat. Saya punya harapan para ibu-ibu yang tergabung dalam koperasi ini bisa jadi pengusaha semua. Karena itu nama koperasi ini kami berikan nama Koperasi Pengusaha Jati Sejahtera,” ungkapnya.
Adanya wadah koperasi ini diacungi jempol oleh Mansyur Abidin. Menurut tokoh masyarakat yang juga Ketua LPM setempat, koperasi merupakan wadah yang paling tepat untuk memberdayakan masyarakat. Koperasi jika bisa berkembang dengan baik akan lebih bermanfaat dibanding bank dan membantu masyarakat dari jerat rentenir.
Dengan adanya Pejatra, katanya sudah ada lima koperasi di daerah itu. Dan sepengetahuannya berkembang dengan baik meskipun ada yang belum berbadan hukum. Dia menaruh harapan agar taraf hidup masyarakat di sana bisa lebih baik di masa yang akan datang.
Lurah Jati, Yuharman, Ketua LKM Kelurahan Jati, memuji keputusan warganya untuk berkoperasi. Lurah yang baru saja bertugas di daerah ini berharap koperasi Pejatra jadi penopang kemakmuran di daerah itu.
Yang tak kalah gembiranya adalah Kasi pada Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Asnam K yang mewakili kepala dinasnya. Asnam makin memotivasi para ibu itu agar terus berupaya mengembangkan koperasinya.
Diingatkannya, koperasi hanya akan baik jika tiap anggota menyadari bahwa koperasi itu dari, oleh dan untuk anggota. Anggota koperasi harus rajin memperbesar simpanannya
Ustadz Baharudin Jamil yang memberi tausiyah pada acara itu pun menyemangati. Silaturahmi yang terbina memperkuat kekeluargaan dan rasa kekeluargaan itu menghindari buruk sangka. Jika ini dipunyai maka usaha yang dikembangkan bersama, insya Allah berhasil. (zul)

0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya