Headlines News :
Home » , , » Hasil KKN-PPM UBH KSB, Terbentuk di Batu Bajanjang

Hasil KKN-PPM UBH KSB, Terbentuk di Batu Bajanjang

Written By zulfadli on Rabu, 20 Agustus 2014 | 00.15

Padang - Mahasiswa KKN-PPM Universitas Bung Hatta UBH) di Kecamatan Lembang Jaya Solok
berhasil mewujudkan Kelompok Siaga Bencana (KSB) di daerah itu.

KSB ini dikukuhkan oleh Bupati Solok, Syamsu Rahim beberapa waktu lalu. Pengukuhan itu  dihadiri Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Niki Lukviarman beserta jajarannya.

“Alhamdulillah target pelaksanaan KKN-PPM di Nagari Batu Bajanjang bisa dicapai. Dengan dikukuhkannya Kelompok Siaga Bencana di nagari itu, diharapkan kapasitas kesiapsiagaan masyarakat setempat terhadap bencana Gunung Talang semakin meningkat,” ujar Dosen Pembimbing Lapangan KKN-PPM  di Nagari Batu Bajanjang, Prof. Nasfryzal Carlo, Selasa (19/8).

Diungkapkannya, peningkatan partisipasi aktif dan swadaya masyarakat terhadap ancaman bencana yang mungkin ditimbulkan oleh Gunung Talang amat diharapkan. Mereka disiapkan menjadi masyarakat tangguh bencana.

Sebab, peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap bahaya, risiko dan kerentanan terhadap bencana akan menghasilkan aksi komunitas masyarakat.

Aksi komunitas ini bisa berdampak pada pengurangan akibat yang ditimbulkan oleh bencana. Di dalamnya terdapat aksi pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat. Aksi komunitas ini pun lengkap dengan skala prioritasnya serta pembagian peran serta masyarakat dan pemerintah setempat.

Carlo menyebutkan, pencapaian di Batu Bajanjang tak lepas dari keseriusan pimpinan Universitas Bung Hatta mempersiapkan KKN-PPM baik umum dan tematik ini dan kerja nyata mahasiswa dalam melakukannya.

“Kita gembira melihat kinerja para mahasiswa di Batu Bajanjang. Mereka bisa memotivasi masyarakat setempat dan memfasilitasi pembentukan kelompok siaga bencana di daerah itu,” ujar Carlo.

Upaya yang dilakukan para mahasiswa ini telah membantu mempercepat keberadaan nagari tangguh bencana di Batu Bajanjang. Mereka telah membantu merealisasikan upaya BNPB, BPBD provinsi dan kabupaten yang telah menetapkan nagari itu sebagai daerah tangguh bencana. Kesediaan Bupati Solok mengukuhkan KSB di sana merupakan apresiasi terhadap upaya yang telah dilakukan mahasiswa Bung Hatta.

Perjuangan Carlo dan para mahasiswanya patut diacungi jempol. Apalagi Carlo yang juga putra  Kabupaten Solok, berhasil meyakinkan Dikti untuk menggelontorkan dana hibah dalam kegiatan penelitian di Batu Bajanjang tersebut. Carlo juga mampu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Solok.

“Kami tidak ingin mengecewakan Prof. Carlo. Kami berusaha lakukan terbaik untuk mewujudkan impian dosennya itu untuk mendarmabaktikan keahliannya, mempersiapkan masyarakat daerah kelahirannya untuk tangguh terhadap bencana,” ujar Ena, salah seorang mahasiswa KKN-PPM tematik di Batu Bajanjang.

Dan pengabdian Carlo terhadap kampung halaman tersebut berujung pada dicanangkan persiapan menjadikan nagari tersebut sebagai nagari binaan UBH melalui program KKN-PPM. Batu Bajanjang bisa pula dijadikan tempat penelitian bagi para mahasiswa S-2 Universitas Bung Hatta yang berkaitan dengan nagari tangguh bencana. Terutama bagi mereka yang mengambil konsentrasi keahlian manajemen risiko bencana.(zul)
Share this article :

0 komentar :

Posting Komentar

Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya


 
Support : Bisnis UKM | Kemenkop | Okebana RSS | Sentra UKM

Copyright © 2012. Okebana - All Rights Reserved
Template Dimodifikasi Oleh Zulfadli
Wartawan Harian Singgalang