PT Indobaruna Bulk Transport (IBT), sebuah perusahaan pelayanan mengoperasikan kapal barunya, KM Kota Padang untuk mengangkut semen curah PT Semen Padang dari Pelabuhan Teluk Bayur, Padang ke Pelabuhan Belawan, Medan (Sumut). Prosesi pemuatan perdana semen curah dan peluncuran KM Kota Padang dilaksanakan di Pelabuhan Teluk Bayur, Selasa (19/8).
“Semoga dengan peluncuran kapal ini dapat memperkuat dan memperlancar suplai Semen Padang, khususnya ke daerah Sumatera Utara, sehingga permintaan pasar dapat terpenuhi dan market share Semen Padang dapat kembali direbut,” kata Direktur Utama PT Semen Padang Munadi Arifin.
Kapal canggih, KM Kota Padang dibuat oleh perusahaan Jepang, dan diserahkan ke PT IBT pada 29 Juli 2014. Kapal ini berkapasitas 9.000 ton, mampu bongkar di dermaga yang memiliki draught rendah. Kapal ini memiliki kemampuan muat 500 ton/jam. Kemampuan angkut mencapai 1.000 ton/jam.
“Kami mengandalkan KM Kota Padang ini karena dengan spesifikasinya memiliki banyak keunggulan. Selama ini, kapal yang dikirim ke Belawan tidak mampu memuat semen kapasitas besar karena dermaganya tidak memadai,” kata Munadi.
Acara yang dihadiri Komisaris Utama PT Semen Padang Muzani Syukur, Komisaris Imam Hidayat, Komisaris Basril Basyar, Direktur Keuangan PT Semen Padang Benny Wendry, Direktur Komersial PT Semen Padang Pudjo Suseno, mantan Dirut PT Semen Padang Abu Bakar, Direktur Utama IBT Krisman Bahar, Komisaris Utama PT IBT Joseph Bahar, Ester Bahar (Komisaris), Danlatamal II Padang, dan Walikota Padang yang diwakili Bambang Sutrisno.
Munadi mengatakan, ke depannya saat Indarung VI mulai beroperasi, spesifikasi kapal seperti ini yang sangat dibutuhkan.
“Sebelumnya PT IBT juga memiliki kapal KM Sawahlunto. Sekarang, KM Kota Padang. Kami menyampaikan terima kasih pada IBT yang telah mempopulerkan nama Kota Sawahlunto dan Kota Padang,” katanya. (*)
“Semoga dengan peluncuran kapal ini dapat memperkuat dan memperlancar suplai Semen Padang, khususnya ke daerah Sumatera Utara, sehingga permintaan pasar dapat terpenuhi dan market share Semen Padang dapat kembali direbut,” kata Direktur Utama PT Semen Padang Munadi Arifin.
Kapal canggih, KM Kota Padang dibuat oleh perusahaan Jepang, dan diserahkan ke PT IBT pada 29 Juli 2014. Kapal ini berkapasitas 9.000 ton, mampu bongkar di dermaga yang memiliki draught rendah. Kapal ini memiliki kemampuan muat 500 ton/jam. Kemampuan angkut mencapai 1.000 ton/jam.
“Kami mengandalkan KM Kota Padang ini karena dengan spesifikasinya memiliki banyak keunggulan. Selama ini, kapal yang dikirim ke Belawan tidak mampu memuat semen kapasitas besar karena dermaganya tidak memadai,” kata Munadi.
Acara yang dihadiri Komisaris Utama PT Semen Padang Muzani Syukur, Komisaris Imam Hidayat, Komisaris Basril Basyar, Direktur Keuangan PT Semen Padang Benny Wendry, Direktur Komersial PT Semen Padang Pudjo Suseno, mantan Dirut PT Semen Padang Abu Bakar, Direktur Utama IBT Krisman Bahar, Komisaris Utama PT IBT Joseph Bahar, Ester Bahar (Komisaris), Danlatamal II Padang, dan Walikota Padang yang diwakili Bambang Sutrisno.
Munadi mengatakan, ke depannya saat Indarung VI mulai beroperasi, spesifikasi kapal seperti ini yang sangat dibutuhkan.
“Sebelumnya PT IBT juga memiliki kapal KM Sawahlunto. Sekarang, KM Kota Padang. Kami menyampaikan terima kasih pada IBT yang telah mempopulerkan nama Kota Sawahlunto dan Kota Padang,” katanya. (*)
0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya