Padang - Program Indahnya Islam di salah satu televisi lokal di Sumbar diapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar. Secara bergantian SKPD di lingkungan pemprov menjadi tuan rumahnya.“Indahnya Islam merupakan program Padang TV. Kita diminta mengisinya. Sebagai bentuk dukungan terhadap syiar Islam ini maka dilaksanakan secara bergantian oleh SKPD kita,” ujar Gubernur Irwan Prayitno, Rabu (23/7).
Diungkapkan Irwan, acara itu bisa dilaksanakan di kantor SKPD pelaksana bisa di tempat lainnya. Kebetulan, saat Dinas Koperasi dan UMKM melaksanakannya di gubernuran.
Dalam tausiah pada ba’da Ashar itu, Irwan menyampaikan bahaya syirik. Secara sederhana, syirik berarti mencari tandingan, yaitu mencari atau meminta kepada selain Allah SWT.
Dosa syirik ini tidak diampunkan oleh Allah. Sedangkan dosa selainnya diampunkanNya.
Hal ini disebabkan keberanian kita meminta kepada makhluk Allah seperti dukun, pohon dan makhluk Allah lainnya. Padahal kita mengakui hanya kepada Allah SWT, namun dalam penerapannya berbeda.
Dia mencontohkan, sebagai bawahan kita harus patuh pada atasan. Misalnya disuruh datang pukul 08.00 WIB datang maka telat. Atasan kita ini. Sebaliknya, saat dilarang malah melakukannya. Namun taat kepada yang bukan atasan langsung.
“Marah atau tidak kepada bawahannya itu? Tentu siapa pun marah. Apalagi Allah sang pencipta yang harus kita bersyukur dan meminta padanya saja,” ujarnya.
Dukungan Diskop
Kepala Dinas Koperasi (Duskop) dan UMKM Sumbar menyatakan terselenggara sebagai wujud dukungan terhadap kegiatan dan instruksi pimpinan.
Lagipula acara itu gubernur menyelipkan imbauan, contoh tauladan dan kisah yang menginspirasi untuk bekerja dengan benar. Juga jadi ajang bagi pegawai di lingkungan Diskop Sumbar dan Padang, pegiat koperasi dan anggota gerakan koperasi. (zul)
0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya