Headlines News :
Home » , » Azwir Puji Keberhasilan Amran Nur Membangun Sawahlunto

Azwir Puji Keberhasilan Amran Nur Membangun Sawahlunto

Written By zulfadli on Rabu, 26 Juni 2013 | 23.23


Tangan dingin Amran Nur dalam memimpin Kota Sawahlunto patut diacungi jempol, betapa tidak. Di era kepemimpinannya, sang Insinyur  mampu membawa perubahan yang cukup signifikan bagi perkembangan Kota Sawahlunto. Dari kota yang “nyaris” ditinggalkan masyarakat, karena periode kejayaan  “emas hitam” sudah berakhir dengan ditutupnya proses pertambangan terbuka oleh PT Batubara Ombilin.

Kota Sawahlunto mengalami perkembangan pesat dalam beberapa dekade belakangan. Dari kota yang diidentikkan “kota mati” berubah menjadi kota destinasi wisata yang diperhitungkan dengan diiringi oleh peningkatan ekonomi kerakyatan yang cukup signifikan. Perubahan itu terwujud atas kepiawaian Amran Nur bersama Erizal Ridwan memimpin Sawahlunto dua periode sebelumnya.

“Untuk itu, walikota terpilih Ali Yusuf dan Ismed sebagai wakil walikota periode 2013-2018, harus lebih jeli meneruskan keberhasilan yang sudah ditorehkan Amran Nur dan Erizal Ridwan,” kata anggota DPR-RI HM Azwir Dainy Tara usai menghadiri pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Sawahlunto periode 2013-2018 di Gedung Balai Diklat Tambang Bawah Tanah Sungai Durian Sawah Lunto, Selasa (25/6) kemarin.

Sebagai Walikota yang mendapat amanah masyarakat selama 10 tahun, Amran Nur jebolan ITB Bandung tersebut dengan didampingi Erizal Ridwan, kata Azwir Dainy Tara sudah mampu mengangkat harkat perekonomian masyarakat. Itu sudah terbukti dengan terpilihnya Sawahlunto bersama Denpasar (Bali) sebagai kota dengan angka kemiskinan terendah di Indonesia. Otomatis tidak ada keluarga miskin di Sawahlunto.

Di mata Azwir, Amran Nur memiliki jiwa dan semangat inovatif tanpa memikirkan keuntungan. Artinya tidak mencari kekayaan pribadi, orangnya bersih, dan tampil apa adanya. Gesit dan penuh semangat dalam melaksanakan tugasnya sebagai walikota.

“Amran Nur perlu menjadi contoh bagi para kepala daerah baik gubernur, bupati atau walikota dan generasi muda. Pengakuan ini juga didukung dengan banyaknya penghargaan yang diraih Amran Nur selama memimpin Kota Sawahlunto, “ sebut Azwir.

Sebagai contoh lanjut Azwir Dainy Tara, siapa yang akan menyangka Danau Kandis, yang merupakan bekas galian tambang akan bisa menjadi ikon wisata di Sumatra Barat, belum lagi ide brilian dari Amran Nur untuk membangun water boom di pemandian air dingin di Muaro Kalaban, sehingga membuat hampir seluruh pemerintah kabupaten/ kota iri dan membuat hal yang serupa maupun yang lebih besar.

“Ini sebuah pengakuan yang akan menjadi sejarah perjalanan Kota Sawahlunto ke depan, siapa pun pemimpinnya, jangan hanya mengandalkan apa yang telah ada saja, tetapi juga harus mampu membuat terobosan-terobosan baru, sehingga potensi daerah dapat digarap maksimal,” sebutnya.

Di bidang Kebudayaan dan Kesenian, masa kepemimpinan Amran Nur yang berpasangan Erizal Ridwan, juga mendapatkan porsi yang sama dengan program pembangunan yang lain. Sehingga, dalam sekejap saja, perhatian pengamat seni dan pelaku seni untuk menjadikan Kota Sawahlunto sebagai pusat kajian, apalagi keberagaman etnis juga menjadi daya tarik tersendiri.

“Tidak ada salahnya kita meniru apa yang baik untuk kemajuan bersama, sehingga pemerataan pembangunan dan peningkatan perekonomian masyarakat bisa dilakukan sejalan. Sehingga bermuara kepada percepatan pembangunan secara nasional,” kata Azwir Dainy Tara yang juga Ketua Umum Kerukunan Usahawan Kecil dan Menengah Indonesia (KUKMI) itu. (zul)
Share this article :

0 komentar :

Posting Komentar

Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya


 
Support : Bisnis UKM | Kemenkop | Okebana RSS | Sentra UKM

Copyright © 2012. Okebana - All Rights Reserved
Template Dimodifikasi Oleh Zulfadli
Wartawan Harian Singgalang