Padang - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM) memiliki tangggungjawab
agar lembaga keuangan mikro mampu untuk bisa dibiayai dengan pemberian
fasilitas kredit. Ini bagian dari tugasnya sebagai sebuah Badan Usaha
Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang pembiayaan dan jasa
manajemen bagi Usaha Kecil dan Mikro (UKM) dan Lembaga Keuangan Mikro
(LKM).
Dukungan penguatan modal ini sebagai pemicu untuk
meningkatkan kemampuan daya saing pelaku UKM dan LKM. Peningkatan daya
saing tersebut bukan saja melalui pinjaman lunak untuk modal kerja dan
investasi usaha, namun juga memberikan pendampingan usaha (capacity
building) melalui pendidikan, pelatihan, promosi, pemagangan, pemasaran
dan lain-lain.
Untuk itulah PNM Cabang Banjarmasin menyelenggarakan pelatihan capacity
building bagi LKM setempat akhir pekan lalu.
Pemimpin PNM cabang Banjarmasin, Aris Unggul Prasojo
menuturkan, peserta adalah mitra binaan PNM Cabang Banjarmasin Program
Pembiayaan Kemitraan yang terdiri dari Pengurus, Pengawas dan anggota
LSP BM Budi Bhakti Pelaihari, Pengurus, Pengawas dan anggota KPN Serasi
Marabahan.
“Dengan dilakukannya capacity building ini bagi penerima
dana Pembiayaan Program Kemitraan PNM Cabang Banjarmasin ini
dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman pengelolaan sumber
dana bagi LKM, Manajemen, Jiwa kewirausahaan dan motivasi untuk dapat
lebih mengembangkan LKM,” ungkapnya, Senin (9/2).
Dijelaskan Aris, ini merupakan salah satu komitmen PNM
untuk melaksanakan tanggung jawab sosial dengan melakukan pembinaan dan
pendampingan secara terpadu, terarah dan berkelanjutan disamping untuk
tetap menjaga hubungan baik dengan nasabah. Sedangkan bagi LKM
mendapatkan bimbingan dan pendampingan yang diperlukan guna Meningkatkan
portofolio bisnis dan omset usaha.
Diharapkan dengan diadakannya capacity building ini dapat membantu LKM dan UKM dalam hal mengelola , memanfaatkan dan meningkatkan pertumbuhan modal agar dapat menjangkau sumber daya produktif. Dengan demikian pendapatan bagi Koperasi/USP dan pelaku UKM juga meningkat.
Diharapkan dengan diadakannya capacity building ini dapat membantu LKM dan UKM dalam hal mengelola , memanfaatkan dan meningkatkan pertumbuhan modal agar dapat menjangkau sumber daya produktif. Dengan demikian pendapatan bagi Koperasi/USP dan pelaku UKM juga meningkat.
“Pemberdayaan UKM tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah melainkan harus ada sinergi yang kuat dan kerja sama lintas sektoral dengan seluruh pihak yang terkait. Peningkatan produktivitas dan daya saing UMK menuju pasar regional hingga internasional menjadi cita-cita yang PNM ingin capai bersama-sama. Hal ini selaras dengan cita-cita luhur bangsa untuk memajukan kesejahteraan umum,” jelasnya. Demikian relis yang diterima. (zul)
0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya