Padang - Pasca ditetapkan sebagai juara ketiga dalam lomba RW berprestasi tingkat Kota Padang, warga RW.IX, Kelurahan Lubuk Buaya tetap semangat dalam menata dan membangun kompleks tempat tinggalnya. Mereka bertekad lebih meningkatkan kekompakan dan partisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan, ketertiban maupun keamanan di Pondok Pinang.Ketua RW.IX, Kelurahan Lubuk Buaya, Hendri menyatakan, dia dan warganya selalu siap sedia demi kejayaan kompleksnya. Kendati demikian, mereka harus gembira bahwa inilah hasil sebenarnya yang mampu diperoleh dalam perlombaan ini. Bukan seperti sms kemenangan yang dikirimkan oknum di kecamatan yang sempat pula meresahkan warga di sana.
“Waktu itu, kami perangkat RW telah coba meyakinkan warga bahwa mereka menata kompleks sejak awal adalah untuk kebaikan kita. Kita yang merasakan dampaknya, nyaman di dalamnya,” ungkap Hendri.
Oleh karenanya, juara III tidak membuat semangat warga mengendur, malah bertambah-tambah. Dana, tenaga dan pikiran yang tersedot untuk pengelolaan lingkungan tak memberatkan. Sebab, upaya pengelolaan telah dilakukan jauh hari. Bukan sekadar kepentingan meraih juara.
“Pak RW jangan khawatir, kami semua akan terus mendukung upaya bapak bagi lingkungan kita ini. Kami merasa pencapaian tahun ini buah kerja keras beberapa tahun belakangan,” ujarnya menirukan celetukan seorang wargaa dalam pertemuan usai penyerahan hadiah RW Berprestasi oleh Muspida Kota Padang di GOR H. Agus Salim.
Sebagai bukti, semangat warga menyebabkan jalan di RT.II dan RT. III yang tembus ke SD 38 sudah diaspal beton. Saat ini, warga juga aktif dalam penyelesaian drainase di RT. IV. Drainase yang menelan biaya Rp83,45 juta dana PNPM Perkotaan tersebut menghubungkan got di kompleks ke selokan yang lebih besar. Jika drainase itu siap pada 10 Januari 2015 nanti, diharapkan Pondok Pinang yang dihuni 178 KK atau 780 jiwa tak lagi tergenang air meski hujan hanya sebentar seperti sebelumnya.
Menurut Hendri, warga telah cukup gembira RW mereka mewakili Kota Padang untuk tingkat Sumbar dalam lomb Dasa Wisma awal 2015 nanti. Tentu lebih gembira lagi jika bisa disandingkan dengan juara pertama RW Berprestasi. Karena, biasanya pada tahun-tahun berlalu, kata Hendri, dua juara ini bergandengan.
Hendri menjelaskan, ada kebanggaan yang dirasakannya sebagai warga Pondok Pinang. Warga tetap semangat pada tekadnya mewujudkan Pondok Pinang yang bersih, cinta damai, indah dan tertata. Tekad yang disingkat Popi Bercinta inilah ruh, sehingga daerah mereka bisa mendapatkan becak motor untuk mengangkut sampah seluruh warga. Sampah dikelola, sehingga bisa menghasilkan pupuk organik bagi taman di tengah pemukiman mereka.
Hendri buka rahasia kekompakan warga Popi Bercinta. Ada arisan baralek, ada kongsi kematian dan kegiatan sosial yang didukung warga. Ada wahana bermain anak beserta taman tempat berkumpul warga. Ada tempat pertemuan yang representatif. Di Pondok Pinang juga ada rintisan koperasi. (zul)
0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya