Padang - Jelang akhir tahun, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM terus meningkatkan kompetensi pelaku usaha mikro kecil (UMK). Peningkatan kompetensi ini berbasis kearifan lokal.Melalui perwakilan kantor cabang serta kantor Unit Layanan Modal Mikro (UlaMM) PNM memberikan pengetahuan dan motivasi bagi nasabah binaan. Kepada mereka juga diperkenalkan ULaMM secara mendalam. Ini terkait perannya sebagai agen utama pelayanan UMKM di daerah.
“Apalagi, kondisi persaingan yang semakin ketat menuntut kejelian para pelaku UMK untuk lebih kreatif dalam melakukan terobosan pemasaran. Karena itu, kami tidak hanya memberikan pinjaman modal, tetapi juga ikut mengembangkan kemampuan strategi pemasaran bagi para pelaku UMK,” ujar Executive Vice President I PNM, Arief Mulyadi.
Menurut Arief, pencapaian positif pembiayaan ULaMM berkat kerja keras seluruh elemen perusahaan dalam menyalurkan pembiayaan serta melakukan pembinaan usaha dan menjaga hubungan baik dengan nasabah. Indonesia, katanya membutuhkan lebih banyak pengusaha baru agar tercipta lebih banyak lapangan pekerjaan dan makin banyak produk-produk inovatif yang bisa dihasilkan.
Sebagai lembaga pembiayaan milik negara yang dikhususkan bagi pemberdayaan UMKM, PT PNM (Persero) mengombinasikan bisnis pembiayaan dan peningkatan kapasitas bisnis. Inilah keunggulan dan keunikan PNM dibanding dengan para pesaingnya.
Dari berbagai pelatihan yang diselenggarakan PNM, tema yang ditampilkan cukup beragam, disesuaikan dengan kebutuhan setempat. Sesungguhnya Indonesia memiliki banyak sekali calon wirausaha mandiri namun untuk bisa tumbuh menjadi entrepeneur masih dibutuhkan inovasi dan dukungan baik dari sisi permodalan, teknologiinformasi, serta manajemen tata kelola perusahaan yang baik.
“Para peserta diberi berbagai jurus praktis yang mudah difahami dan cukup aplikatif, sehingga terbuka berbagai alternatif dalam memajukan usahanya,” jelasnya. Demikian relis yang diterima. (zul)
0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya