Padang - Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Sumbar mulai tahun ini akan terus dimotivasi untuk menghasilkan produk berkualitas. Pengembangan usahanya pun senantiasa difasilitasi dan dipantau, salah satunya lewat UKM Award.
Dari segi permodalan ada kredit usaha rakyat (KUR). Bila butuh penjaminan pinjaman, bisa yang dijamin dengan Jamkrindo maupun Jamkrida.
Kini pun ada pendamping dari Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB). Mereka dilatih Bank Indonesia dan sebagiannya oleh Kementerian Koperasi dan UKM.
“Pelaku UMKM hanya perlu berupaya sungguh-sungguh untuk mengembangkan usaha mereka,” ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Kamis (25/9).
Penekanan gubernur ini lantaran kesungguhan itulah yang menyebabkan pelaku usaha sanggup menghadapi aneka rintangan dalam pengembangan usahanya. Apalagi Masyarakat Ekonomi ASEAN mulai berlaku tahun depan. Dengan demikian, mereka tidak hanya bersaing sesama mereka, namun juga dengan pelaku usaha dari negara tetangga kita.
Selaku pembina, Dinas Koperasi UMKM Sumbar serta dinas atau bidang terkait di daerah siap pula membantu memfasilitasi pelaku usaha dalam mendapatkan perkuatan permodalan. Bahkan, kata gubernur, pelaku usaha tinggal datang ke sana bila ingin dibantu untuk membuat proposal usaha yang akan diajukan ke perbankan atau lembaga keuangan lainnya. Para tenaga konsultan keuangan mitra bank yang dilatih Bank Indonesia Cabang Padang dan diserahkan sertifikat keahliannya pada acara itu siap dimanfaatkan.
Pernyataan gubernur itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Achmad Charisma. Dari segi KUR sudah dikucurkan Rp4,8 triliun. Belum lagi bantuan perkuatan dari BUMN, APBN dan APBD Sumbar. Pemerintah Provinsi punya program gerakan terpadu pembinaan UMKM di bawah koordinasi dinas yang dia pimpin.
Dijelaskan Achmad, dalam momen penyerahan UKM Award bagi enam pelaku usaha berprestasi tingkat Sumbar, juga diserahkan bantuan gerobak bagi 25 pedagang makanan kecil di Ulakan Tapakis yang tergabung dalam Koperasi Wanita Sepayung. Koperasi berangotakan 150 orang dan diketuai Gusmaini ini berhak mendapatkannya lantaran keberadaan mereka menunjang sektor pariwisata.
Hadiah berupa piala dan sertifikat penghargaan diberikan oleh Gubernur Irwan Prayitno. Kepada pengusaha Kopi Bubuk Cap Matahari (Pasaman), Dapoer Rendang Riry (Payakumbuh), Nadya Saiyo (Kabupaten Solok), Ummi Aufa Hakim (Bukittinggi) dan Mira Gorden (Kabupaten Solok). Juara I hingga III berhak pula atas seperangkat komputer untuk kasir. (zul)

0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya