Headlines News :
Home » , » Pasar Modal Syariah Disosialisasikan

Pasar Modal Syariah Disosialisasikan

Written By zulfadli on Rabu, 17 September 2014 | 10.59

Padang - Belum banyak yang kenal dengan pasar modal. Mereka masih menganggap pasar modal sesuatu yang baru. Padahal, sektor ini hadir sebelum Indonesia merdeka, ditandai dengan pembentukan bursa efek pertama di Batavia Desember 1912 oleh pemerintah Hindia Belanda, dan kembali diresmikan 10 Agustus 1977 yang di kenal dengan Bursa Efek Jakarta.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan Padang Ilham Muhammad dalam sosialisasi pasar modal syariah yang di gelar Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta (UBH) di Aula Balairung Caraka, Kampus I Ulak Karang, Selasa (16/9).

Menurutnya, dengan jumlah penduduk yang mencapai 250 juta jiwa dengan komposisi 50% usia produktif, jumlah investor di pasar modal baru sekitar 400 ribu. Di Sumbar sampai 2013 jumlah investor baru 3.179, atau hanya sekitar 0,065% jumlah penduduk Sumbar.

“Nilai transaksi anggota bursa di Sumbar juga masih sangat kecil, sampai Agustus 2014, sebesar Rp849 miliar, transaksi nasional Rp 961 triliun,” imbuhnya.

Ditambahkan Ilham, dari pelatihan yang digelar bersama UBH tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah investor di pasar modal. Dengan peningkatan jumlah tersebut akan membawa pengaruh positif bagi perekonomian Indonesia.

Ilham juga memberikan tips memilih dan menggunakan investasi keuangan antara lain kebutuhan dan produknya, manfaat dan resikonya serta memahami hak dan kewajiban.

Ketua Pelaksana Elyana Novira, menyebutkan, sosialisasi tersebut digelar mengingat rendahnya pengetahuan masyarakat terhadap investasi di pasar modal, menyebabkan investasi di pasar modal masih didominasi investor asing.

“Kondisi serupa berlangsung pada pasar modal syariah yang telah dimulai sejak 1977 dengan diterbitkannya Reksa Dana Syariah pada struktur organisasi otoritas jasa keuangan,” jelas Elyana.

Sosialisasi tersebut di hadiri lebih dari 200 peserta yang berasal dari dosen-dosen di lingkungan, mahasiswa UBH dan dari berbagai perguruan tinggi yang dihantarkan Rektor UBH Prof. Niki Lukviarman.

Hadir pembicara Agus Maiyo (Kabag Pengembangan Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal Syariah OJK dan Zarfinal, Dosen Fakultas Hukum UBH. (zul)
Share this article :

0 komentar :

Posting Komentar

Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya


 
Support : Bisnis UKM | Kemenkop | Okebana RSS | Sentra UKM

Copyright © 2012. Okebana - All Rights Reserved
Template Dimodifikasi Oleh Zulfadli
Wartawan Harian Singgalang