Headlines News :
Home » , » Pascasarjana UBH Fasilitasi Peningkatan Kualitas Guru

Pascasarjana UBH Fasilitasi Peningkatan Kualitas Guru

Written By zulfadli on Minggu, 27 Juli 2014 | 20.06

Padang - Penerapan kurikulum 2013, menuntut guru untuk terus meningkatkan kompetensi dirinya. Dia pun harus mampu menghubungkan benang merah antara pelajaran yang jadi tugasnya dengan mata pelajaran lainnya. Jika tidak bersiaplah menghadapi kemungkinan terlambat dalam pengurusan kepangkatan.

Guru tidak bisa lagi mempersiapkan bahan dengan sistem kebut semalam. Sebab dia harus menguasai materi dasar dari bahan ajarnya. Kemudian mempersiapkan bahan penunjang di bidang ilmu terkait lainnya. Ini untuk menghindari pertanyaan-pertanyaan 'liar' saat diskusi kelas.

"Guru-guru kian dituntut untuk meningkatkan kompetensi diri. Mereka bukan hanya sekedar mengajar namun juga mendidik siswanya. Mereka pun dibebani kewajiban meneliti, menulis dan mempublikasikan tulisannya di jurnal atau surat kabar," ujar plt Dekan Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Bung Hatta, Dr. Yusrita Yanti, Kamis (24/7).

Dikatakan Rita, para guru tidak perlu cemas. Lebih baik mereka hadapi, hayati dan nikmati saja penerapan kurikulum tersebut.

Terpenting bagi guru adalah meningkatkan kemampuan dalam berbahasa. Mereka harus mampu dalam analisis wacana. Sebab begitu banyak bahan bscaan relevan yang harus dibaca para guru.

Kemampuan analisis wacana, peningkatan kemampuan menulis dan melakukan penelitian tindakan Kelas (PTK), membuat laporan berkualitas Inilah yang jadi andalan dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di pascasarjana UBH.

Dari pengamatan dan informasi yang dihimpun Rita, didapat kenyataan terhambatnya kepangkatan para guru disebabkan kesulitan dalam menulis yang termasuk dalam perhitungan poin (kum) mereka. Apalagi jika guru disuruh melakukan PTK untuk pengusaan kelas, tentu lebih kelabakan lagi.

Untuk itulah di pascasarjana UBH guru ini dibekali kemampuan menulis, linguistik , PTK, membuat karya ilmiah dari PTK, kemampuan melakukan seminar dan lainnya. "Program studi Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia fokus dalam memfasilitasi guru yang ingin punya kemampuan menulis, meneliti dan membuat karya ilmiah ini. Ini semua agar mereka tidak terhambat kenaikan pangkatnya," tegas Rita. (zul)
Share this article :

0 komentar :

Posting Komentar

Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya


 
Support : Bisnis UKM | Kemenkop | Okebana RSS | Sentra UKM

Copyright © 2012. Okebana - All Rights Reserved
Template Dimodifikasi Oleh Zulfadli
Wartawan Harian Singgalang