Lomba mewarnai antar murid TK Semen Padang diselenggarakan untuk memeriahkan HUT ke-49 TK tersebut. Kegiatan ini jadi pilihan karena dari ajang mewarnai inilah TK di bawah Yayasan Igasar itu paling banyak mendulang prestasi . Tercatat 62 prestasi yang ditorehkan pada tahun ajaran 2012/2013 dari lomba mewarnai.“Kami adakan lomba mewarnai untuk membangkitkan motivasi, daya nalar, rasa percaya diri dan imajinasi anak. Dengan cara ini akan lebih mudah mengarahkan untuk yang lainnya. Sekalian kami ingin mengukuhkan prestasi dalam bidang ini,” ujar Kepala TK Semen Padang, Deni Lastri, Senin (2/9).
Dijelaskan Deni, peringatan ulang tahun yang jatuh pada 1 September itu sengaja diformat seperti ini sebagai persiapan menghadapi ulang tahun emas pada 2014. Ada upacara bendera yang khusus untuk memperingatinya, ada acara pemotongan kue yang melibatkan komite, guru TK, murid dan orang tuanya. Bahkan lomba mewarnai khusus didedikasikan untuk mereka.
Ketua Komite, Azizul Hakim, sangat mendukung kemajuan TK Semen Padang. Kegiatan lomba yang diadakan guru TK amat memberikan kesempatan kepada anak untuk berekspresi. Di dalamnya mereka dinilai dan diberi hadiah atas prestasinya. “Anak-anak dimotivasi untuk kreatif. Mereka harus lebih banyak dididik karena begitu banyak tantangan dari lingkungan terhadap mereka,” ujar bapak lima anak tersebut.
Dikatakan pria yang akrab dipanggil Zul ini, anak-anak yang banyak berkreasi bersama teman-temannya menghindarkan dia terpaku di depan televisi. Apalagi di TK Semen Padang murid diajak berkebun, penghijauan dan kegiatan cinta terhadap alam lainnya. Anak-anak pun lebih mendengar kata gurunya. Atas dasar pertimbangan itulah anaknya mengikuti sekolah full day di TK Semen Padang. Bahkan saat ini, siswa satu-satunya yang ikut program itu.
Kepala Biro Pengembangan dan Evaluasi PT Semen Padang tersebut bakal bersinergi dengan para guru untuk membukukan prestasi terbaik jelang HUT emas. Program majelis guru akan didukung, juga diusulkan memperbanyak kegiatan belajar di alam agar mereka jangan hanya tahu dari televisi. “Kami mengharapkan kepada majelis guru untuk mampu mendidik mereka menjadi generasi yang berilmu pengetahuan dan shaleh/shalehah sejak kecil,” ujarnya.
Diakui Zul cukup berat beban yang diembannya sebagai komite. Dia harus mampu mempersiapkan generasi yang mengikuti pendidikan di tingkat lanjutan pada lembaga pendidikan yang dikelola Semen Padang. Keberhasilan dalam mendidik anak di usia dini ini merupakan citra bagus bagi perusahaan semen tertua di Indonesia ini.
Kegiatan lomba mulai peralatan hingga hadiah disediakan oleh Faber Castell. Bahkan jurinya langsung dari produsen alat tulis yang akan berulang tahun ke-250 beberapa bulan lagi.
Sekaitan dengan dukungan Faber Castell, Dedi Nasution mengatakan perusahaan tempat dia bekerja akan mendukung berbagai kegiatan sekolah di Kota Padang. Katanya, semua sekolah bisa mendapat dukungan penuh terhadap kegiatan belajar mengajar mereka.
“Kami akan lebih peduli kepada sekolah yang juga peduli dengan produk Faber Castell,” tegasnya. (zul)
0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya