Headlines News :
Home » , , , » Stay Overnight Jelang Perpisahan di TK Hauriyah Halum

Stay Overnight Jelang Perpisahan di TK Hauriyah Halum

Written By zulfadli on Minggu, 16 Juni 2013 | 16.12



Kepala TK Hauriyah Halum Nina Ramayenda, Ketua Yayasan Muhammad Rozi dan segenap guru TK itu
mengadakan stay overnight jelang perpisahan dengan para muridnya. Anak-anak itu harus tidur di sekolah, tanpa ditemani oleh ayah bunda mereka, Sabtu (15/6)
Nina Ramayenda puas acara yang dia kreasikan bersama para guru dinikmati murid. Menurut Nina, Sabtu malam murid bermalam di sekolah. Mereka mengikuti shalat bersama, kultum, makan bersama. Sambil nonton bersama anak-anak diajarkan mengambil hikmah dari tontonan yang dia lihat.

“Alhamdulillah orang murid mendukung penuh acara ini. Ini sangat menggembirakan. Betul-betul menjadi ajang silaturahim antar orang tua. Banyak yang meminta acara ini tahun ajaran yang akan datang, kalau bisa diadakan di dekat persawahan atau pantai. Mereka ingin berkotor-kotor bersama anaknya,” ungkap Nina.

Bagi Nina acara bermalam di sekolah (stay overnight) juga ujian bagi guru (teacher), sejauh mana keberhasilan mereka mendidik anak selama ini. Dan alhamdulillah anak-anak senang dan tenang di sekolah bersama teacher mereka, berarti kasih sayang antara guru dan murid terjalin indah. Anak sudah mengganggap teachernya sebagai orang tua kedua.

Untuk lebih menggembirakan, anak-anak diajak main lilin, kembang api di halaman TK. Ajakan seusai hujan reda di malam Minggu itu disambut meriah anak-anak.

Acara bakar jagung dan pisang bersama anak-anak pun berlangsung meriah. Apalagi Juni Andrian, tenaga administrasi TK Hauriyah Halum memutar musik gembira. Mereka asyik memperhatikan bunda dan guru mereka membakar jagung. Bahkan ada yang nekat terlalu dekat dengan tempat panggangan jagung itu. Sepertinya juga ingin terlibat aktif dalam pembakaran jagung.

Setelah jagung matang, mereka berebutan. Karena lahapnya, sampai-sampai mulut dan pipi mereka penuh cemongan minyak mentega dan arang dari bagian jagung yang sedikit hangus. Namun suasana gembira sungguh dominan di malam itu, sehingga anak-anak melupakan mereka bakal tidur tidak didampingi orang tuanya malam itu.

Dewi Susanti yang melihat anaknya Marsya Intania Putri di malam itu, merasa senang anaknya gembira mengikuti acara. Dia mengaku senang melihat anaknya bisa mandiri tanpa keterpaksaan.
Malah Dewi mengungkapkan bahwa Marsya yang harus masuk SD tahun ini, seakan enggan meninggalkan sekolah yang memberi suasana seperti di rumah kepada muridnya ini. (zul)
Share this article :

0 komentar :

Posting Komentar

Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya


 
Support : Bisnis UKM | Kemenkop | Okebana RSS | Sentra UKM

Copyright © 2012. Okebana - All Rights Reserved
Template Dimodifikasi Oleh Zulfadli
Wartawan Harian Singgalang