PT Permodalan Nasional Madani (Persero) telah menyalurkan dana Rp76,3 miliar hingga per Mei 2013. Ini menunjukkan peningkatan 23 persen dibanding periode yang sama pada Mei 2012 yang hanya Rp61,8 miliar.
Pemimpin PNM Cabang Padang, L. Dodot Ary Patria Suprianto mengatakan per tumbuhan positif itu merupakan kontribusi dari ekspansi jaringan yang dilakukan PNM awal 2013 dimana PNM membuka 4 unit layanan modal mikro (ULaMM) baru.
“Keempat unit baru kami di Sungai Tambang, Sitiung I, Sitiung IV dan Ujung Gading mulai menunjukkan kontribusi yang baik sehingga 16 unit ULaMM di Cabang Padang telah menyalurkan Rp76,3 miliar pada 1.396 debitur di wilayah ini,” katanya di Padang, Rabu (19/6).
Menurut dia, pertumbuh an positif itu disebabkan PNM mempertimbangkan betul potensi dan prospek usaha mikro kecil (UKM) Sumatra Barat yang ada di wilayah itu. Ekspansi jaringan di keempat daerah yang dilakukan PNM didominasi sektor perkebunan sawit.
Corporate Secretary PNM, Gung Panggodo, menambahkan bahwa PNM selalu memberikan program capacity building kepada debiturnya. Katanya, hal itu merupakan tanggung jawab sosial PNM untuk memberikan nilai tambah kepada UMK tersebut.
“PNM Hadir untuk menjembatani para pelaku UMKM yang belum bankable untuk selanjutnya kita berikan pembiayaan dan pelatihan sehingga mereka menjadi bankable dan semakin berdaya saing,” jelasnya.
Oleh karena itulah PNM menghadirkan Nazaruddin Azis, trainer UMKM terkemuka di Sumbar. Nazaruddin bertema “Membangun Wirausaha yang Tangguh, Mandiri dan Smart”. Gathering Nasabah ULaMM PT PNM dilaksanakan di tiga tempat di Hotel Axana Padang (12/6), RM Bernama, Simpang Empat (13/6) dan Hotel Umega Pulau Punjung (13/6).
Senada dengan itu, Executive Vice President PNM, Arief Mulyadi menyebutkan PNM rutin melaksanakan program capacity building melalui pelatihan regular maupun klasterisasi.
Uniknya, pelatihan oleh BUMN ini mengintegrasikan pembiayaan dan program pemberdayaan. “Ini kekuatan kami dibanding kompetitor,” tegasnya. (zul)
Pemimpin PNM Cabang Padang, L. Dodot Ary Patria Suprianto mengatakan per tumbuhan positif itu merupakan kontribusi dari ekspansi jaringan yang dilakukan PNM awal 2013 dimana PNM membuka 4 unit layanan modal mikro (ULaMM) baru.
“Keempat unit baru kami di Sungai Tambang, Sitiung I, Sitiung IV dan Ujung Gading mulai menunjukkan kontribusi yang baik sehingga 16 unit ULaMM di Cabang Padang telah menyalurkan Rp76,3 miliar pada 1.396 debitur di wilayah ini,” katanya di Padang, Rabu (19/6).
Menurut dia, pertumbuh an positif itu disebabkan PNM mempertimbangkan betul potensi dan prospek usaha mikro kecil (UKM) Sumatra Barat yang ada di wilayah itu. Ekspansi jaringan di keempat daerah yang dilakukan PNM didominasi sektor perkebunan sawit.
Corporate Secretary PNM, Gung Panggodo, menambahkan bahwa PNM selalu memberikan program capacity building kepada debiturnya. Katanya, hal itu merupakan tanggung jawab sosial PNM untuk memberikan nilai tambah kepada UMK tersebut.
“PNM Hadir untuk menjembatani para pelaku UMKM yang belum bankable untuk selanjutnya kita berikan pembiayaan dan pelatihan sehingga mereka menjadi bankable dan semakin berdaya saing,” jelasnya.
Oleh karena itulah PNM menghadirkan Nazaruddin Azis, trainer UMKM terkemuka di Sumbar. Nazaruddin bertema “Membangun Wirausaha yang Tangguh, Mandiri dan Smart”. Gathering Nasabah ULaMM PT PNM dilaksanakan di tiga tempat di Hotel Axana Padang (12/6), RM Bernama, Simpang Empat (13/6) dan Hotel Umega Pulau Punjung (13/6).
Senada dengan itu, Executive Vice President PNM, Arief Mulyadi menyebutkan PNM rutin melaksanakan program capacity building melalui pelatihan regular maupun klasterisasi.
Uniknya, pelatihan oleh BUMN ini mengintegrasikan pembiayaan dan program pemberdayaan. “Ini kekuatan kami dibanding kompetitor,” tegasnya. (zul)
0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya