Ratusan atlet tinju amatir dari 33 provinsi dan kabupaten/ kota se-Indonesia akan mengikuti Kejuaran Nasional Elite Piala Wapres II di Taman Budaya Sumatra Barat, 3-8 Juni mendatang.
Hal itu diungkapkan Ketua Umum Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Sumatra Barat, Togi P. Tobing didampingi Ketua Harian Effendi ketika silaturahim dengan anggota DPR, Azwir Dainy Tara, Kamis (2/5).
Togi menyebutkan, terpilihnya Sumatra Barat sebagai penyelenggara kejurnas yang bakal dibuka Wakil Presiden Boediono itu, merupakan lompatan dalam perkembangan pembinaan olahraga tinju amatir di Sumbar.
“Terpilihnya menjadi penyelenggara, tentunya bukan tanpa alasan. Mengingat Sumatra Barat sudah mulai menjadi perhatian Pertina Pusat. Apalagi salah seorang atlet kita mampu meraih medali emas PON atas nama Rahmat Taubat,” kata Togi.
Sebagai panitia penyelenggara, lanjut Togi, pihaknya tidak akan mampu bekerja maksimal menyukseskan perhelatan akbar di Sumatra Barat tanpa dukungan berbagai pihak. Apalagi iven tersebut dihadiri Wakil Presiden.
Kepada Azwir, Togi minta dukungan moril dan materil untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan. Menurut dia, panitia masih kesulitan menggalang dana.
“Selain mampu mengangkat citra dunia tinju amatir Sumatra Barat di tingkat nasional, juga akan mampu membangkitkan berbagai sektor perekonomian,” kata Togi.
Menurut dia, Pertina Sumbar sendiri akan menurunkan 13 petinju dengan target mampu meraih juara umum.
Azwir Dainy Tara menyambut baik niat pengurus Pertina yang menjadi penyelenggara kejurnas. Apalagi kegiatan itu mengangkat citra Sumatra Barat di tingkat nasional.
“Selaku wakil dari Sumatra Barat, saya beserta keluarga besar akan ikut berpartisipasi menyukseskan pagelaran kejurnas tersebut. Ini juga berkaitan dengan pembinaan petinju kita,” sebut Azwir Dainy Tara.
Azwir Dainy Tara mengimbau kepada instansi pemerintah, BUMN serta pihak swasta ikut berperan aktif dalam berbagai bentuk kegiatan pembinaan kepemudaan, seperti olahraga prestasi yang dilakukan oleh Pengurus Pertina Sumatra Barat.
“Sangat memiriskan juga, untuk kejurnas yang akan memperebutkan Piala Wapres, panitia kekurangan biaya pelaksanaan. Belum lagi, pembinaan yang lain, sehingga pembinaan sulit dilakukan,” sebutnya. (zul)
Hal itu diungkapkan Ketua Umum Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Sumatra Barat, Togi P. Tobing didampingi Ketua Harian Effendi ketika silaturahim dengan anggota DPR, Azwir Dainy Tara, Kamis (2/5).
Togi menyebutkan, terpilihnya Sumatra Barat sebagai penyelenggara kejurnas yang bakal dibuka Wakil Presiden Boediono itu, merupakan lompatan dalam perkembangan pembinaan olahraga tinju amatir di Sumbar.
“Terpilihnya menjadi penyelenggara, tentunya bukan tanpa alasan. Mengingat Sumatra Barat sudah mulai menjadi perhatian Pertina Pusat. Apalagi salah seorang atlet kita mampu meraih medali emas PON atas nama Rahmat Taubat,” kata Togi.
Sebagai panitia penyelenggara, lanjut Togi, pihaknya tidak akan mampu bekerja maksimal menyukseskan perhelatan akbar di Sumatra Barat tanpa dukungan berbagai pihak. Apalagi iven tersebut dihadiri Wakil Presiden.
Kepada Azwir, Togi minta dukungan moril dan materil untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan. Menurut dia, panitia masih kesulitan menggalang dana.
“Selain mampu mengangkat citra dunia tinju amatir Sumatra Barat di tingkat nasional, juga akan mampu membangkitkan berbagai sektor perekonomian,” kata Togi.
Menurut dia, Pertina Sumbar sendiri akan menurunkan 13 petinju dengan target mampu meraih juara umum.
Azwir Dainy Tara menyambut baik niat pengurus Pertina yang menjadi penyelenggara kejurnas. Apalagi kegiatan itu mengangkat citra Sumatra Barat di tingkat nasional.
“Selaku wakil dari Sumatra Barat, saya beserta keluarga besar akan ikut berpartisipasi menyukseskan pagelaran kejurnas tersebut. Ini juga berkaitan dengan pembinaan petinju kita,” sebut Azwir Dainy Tara.
Azwir Dainy Tara mengimbau kepada instansi pemerintah, BUMN serta pihak swasta ikut berperan aktif dalam berbagai bentuk kegiatan pembinaan kepemudaan, seperti olahraga prestasi yang dilakukan oleh Pengurus Pertina Sumatra Barat.
“Sangat memiriskan juga, untuk kejurnas yang akan memperebutkan Piala Wapres, panitia kekurangan biaya pelaksanaan. Belum lagi, pembinaan yang lain, sehingga pembinaan sulit dilakukan,” sebutnya. (zul)
0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya