Anggota Komisi DPR-RI HM. Azwir Dainy Tara ikut menghadiri acara puncak kegiatan Kaul Adat Jorong Talaok, Senin (24/12). kemarin.
"Tradisi yang dilakukan secara turun temurun ini harus dilestarikan sebagai khasanah warisan budaya bangsa," kata Azwir Dainy Tara, di hadapan Bupati Solok Syamsu Rahim, Ketua DPRD Syafri Dt. Siri Marajo, Tokoh Masyarakat dan Ninik Mamak Jorong Talaok yang menghadiri kegiatan tersebut di SDN 18 Talaok.
Disebutkan olehAnggota DPR yang telah tiga kali berturut-turut menjadi perwakilan masyarakat Solok di Senayan, bahwa Jorong Talok ini memiliki keindahan alam dan potensi yang melimpah, cuma saja untuk mengekploitasi kekayaan alam itu daerah ini masih minim dengan fasilitas jalan dan jauhnya akses dari ibukota Kabupaten Solok. Daerah ini berjarak puluhan kilometer dari Alahan Panjang.
Azwir Dainy Tara juga berharap kepada Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Solok yang hadir pada kesempatan itu, untuk memprioritaskan pembangunan di Nagari Sariak Alahan Tigo, khususnya di Jorong Talaok. Jalan sebagai akses utama masyarakat, keadaannya masih sangat menyedihkan. Bagaimana daerah ini akan berkembang jika jalannya masih seperti ini (jalan tanah dan berlumpur-red), belum lagi akses pendidikan dan kesehatan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat, kata Azwir.
Bupati Solok Syamsu Rahim dalam sambutannya menyebutkan, dengan adanya momentum kaul di jorong talaok, hendaknya masyarakat Nagari Sariak Alahan Tigo terus bersatu padu dalam membangun komitmen untuk memajukan nagari. “Melalui MTTS kita harapkan ada masukan dari semua unsur untuk membangun nagari dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Mari kita bersatu dalam upaya mengentaskan nagari tertinggal di Kabupaten Solok,” ujarnya.
Rusli Intan Sati mewakili masyarakat Sariak Alahan Tigo yang juga anggota DPRD Kabupaten Solok menceritakan perjalanan singkat sejarah asal masyarakat jorong Talaok. Jorong Talaok Koto Tuo Sariak Alahan Tigo, selalu mengenang dan menghargai nenek moyang yang telah berjasa menemukan daerah talaok koto tuo yang merupakan daerah pertama daerah di nagari Sariak alahan Tigo. Baralek kaul tahun ini dilaksanakan oleh Jorong Talaok beserta seluruh pemuka masyarakat. Tradisi penyembilihan kerbau diwariskan kepada anak cucu secara berkelanjutan. "Makanya sekali tiga tahun masyarakat Jorong Talaok mengadakan baralek kaul tahun yang bersifat melestarikan adat istiadat yang diwujudkan dengan alek anak nagari," papar Rusli.
Pada kesempatan itu, HM. Azwir Dainy Tara mewakili HM. Yamin Ferriyanto Tara menyalurkan bantuan sebesar Rp.5 juta untuk kelanjutan pembangunan MDA dan Rp.5 juta untuk kegiatan Kaul Adat di Jorong Talok serta Rp.2,5 juta untuk kegiatan masyarakat di Jorong Sariak Ateh. (zulfadli)

0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya