Headlines News :
Home » » Bakaua Adat jadi Momen Kebangkitan Daerah

Bakaua Adat jadi Momen Kebangkitan Daerah

Written By zulfadli on Kamis, 27 Desember 2012 | 23.28


Masyarakat Jorong Talok Nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Lembah  Gumanti Kabupaten Solok, masih melestarikan tradisi Kaul Adat yang dilaksanakan  sekali tiga tahun. Tradisi itu, ditandai dengan prosesi  menyembelih kerbau, melakukan ziarah ke makam leluhur dan prosesi adat, sebagai  bagian dari wujud syukur atas rezeki yang melimpah dan kesuburan yang diberikan kepada masyarakat Jorong Talaok.

Anggota Komisi DPR-RI HM. Azwir Dainy Tara ikut menghadiri acara puncak kegiatan Kaul Adat Jorong Talaok, Senin (24/12). kemarin.

"Tradisi yang dilakukan secara turun temurun ini harus dilestarikan sebagai khasanah warisan budaya bangsa," kata Azwir Dainy Tara, di hadapan Bupati Solok Syamsu Rahim, Ketua DPRD Syafri Dt. Siri Marajo, Tokoh Masyarakat  dan Ninik Mamak Jorong Talaok yang menghadiri kegiatan tersebut di SDN 18 Talaok.
Disebutkan olehAnggota DPR yang telah tiga kali berturut-turut menjadi  perwakilan masyarakat Solok di Senayan, bahwa Jorong Talok ini memiliki keindahan alam dan potensi yang melimpah, cuma saja  untuk mengekploitasi kekayaan alam itu daerah ini masih minim dengan fasilitas jalan  dan jauhnya akses dari ibukota Kabupaten Solok. Daerah ini berjarak puluhan kilometer dari Alahan Panjang.

Azwir Dainy Tara juga berharap kepada Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Solok yang hadir pada kesempatan itu, untuk memprioritaskan pembangunan di Nagari Sariak  Alahan Tigo, khususnya di Jorong Talaok. Jalan sebagai akses utama masyarakat, keadaannya masih sangat menyedihkan. Bagaimana daerah ini akan berkembang jika jalannya masih seperti ini (jalan tanah dan  berlumpur-red), belum lagi akses pendidikan dan kesehatan yang menjadi kebutuhan  utama masyarakat, kata Azwir.

Bupati Solok Syamsu Rahim dalam sambutannya menyebutkan, dengan adanya momentum kaul di jorong talaok, hendaknya masyarakat Nagari Sariak  Alahan Tigo terus bersatu padu dalam membangun komitmen untuk memajukan nagari. “Melalui MTTS kita harapkan ada masukan dari semua unsur untuk membangun nagari  dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Mari kita bersatu dalam upaya  mengentaskan nagari tertinggal di Kabupaten Solok,” ujarnya.

Rusli Intan Sati mewakili masyarakat Sariak Alahan Tigo yang juga  anggota DPRD Kabupaten Solok menceritakan perjalanan singkat sejarah asal  masyarakat jorong Talaok. Jorong Talaok Koto Tuo Sariak Alahan Tigo, selalu mengenang dan menghargai  nenek moyang yang telah berjasa menemukan daerah talaok koto tuo yang merupakan  daerah pertama daerah di nagari Sariak alahan Tigo. Baralek kaul tahun ini dilaksanakan  oleh Jorong Talaok beserta seluruh pemuka masyarakat. Tradisi penyembilihan kerbau  diwariskan kepada anak cucu secara berkelanjutan. "Makanya sekali tiga tahun masyarakat  Jorong Talaok mengadakan baralek kaul tahun yang bersifat melestarikan adat istiadat  yang diwujudkan dengan alek anak nagari," papar Rusli.

Pada kesempatan itu, HM. Azwir Dainy Tara mewakili HM. Yamin Ferriyanto Tara  menyalurkan bantuan sebesar Rp.5 juta untuk kelanjutan pembangunan MDA dan Rp.5  juta untuk kegiatan Kaul Adat di Jorong Talok serta Rp.2,5 juta untuk kegiatan  masyarakat di Jorong Sariak Ateh. (zulfadli)

Share this article :

0 komentar :

Posting Komentar

Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya


 
Support : Bisnis UKM | Kemenkop | Okebana RSS | Sentra UKM

Copyright © 2012. Okebana - All Rights Reserved
Template Dimodifikasi Oleh Zulfadli
Wartawan Harian Singgalang