Pekanbaru - Membuka tahun kinerja 2015, PNM Cabang Pekanbaru PNM mengadakan pelatihan regular PKU untuk batch pertama di tahun ini. Pelatihan ini tindak lanjug dari Temu Nasional UMK Nasabah ULaMM PNM di Jakarta.Pemimpin PNM Cabang Pekanbaru, Ramon Agustus, setelah mendapatkan pembiayaan dari ULaMM, para pelaku UMK ini mendapatkan pembinaan dari PNM.
“Pelatihan di Pekanbaru ini merupakan pelatihan pembuka dari serangkaian pelatihan yang akan dilakukan oleh cabang Pekanbaru pada tahun 2015 ini, dengan materi dan tenaga instruktur disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing daerah,” ungkap Ramon.
Ramon menjelaskan, pelatihan kali ini diikuti 120 peserta yang terdiri dari 70 nasabah Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) Kerinci, 25 nasabah binaan Jasa Manajemen dan Keuangan (JMK) PNM, dan 25 anggota koperasi setempat. “Seminar selama sehari ini akan membuka kesempatan yang seluas-luasnya bagi peserta untuk meningkatkan kemampuan usaha yang dimulai dari diri sendiri. Tema yang diangkat pun mengenai ESQ Leadership bagi pengembangan Kapasitas diri,” tegasnya.
Dengan dukungan tim dari Human Capital ESQ Group Branch Riau, peserta mendapatkan pembekalan pengembangan kapasitas diri. Diharapkan bermanfaat bagi orang lain dan lingkungan sekitar mereka.
Menurut Ramon, Human capital ESQ sudah memiliki pengalaman memberikan pelatihan sejenis hingga ke
luar negeri. Saprianto sebagai trainer ESQ akan memberikan trik-trik bagaimana mengembangkan diri secara emosional hingga berdampak positif secara maksimal, khususnya bagi kemampuan menjadi pemimpin bagi diri sendiri dan orang lain.
Secara terpisah, Executive Vice President I PNM Arief Mulyadi, menerangkan aktivitas pembiayaan dan pembinaan bagi pelaku UMKM merupakan amanat yang diberikan Pemerintah kepada PNM sejak didirikan pada 1 Juni 1999. Apabila awalnya PNM hanya me
nyalurkan pembiayaan kepada lembaga keuangan mikro seperti bank umum, BPR/Syariah, dan koperasi, maka sejak 2008 PNM menyalurkan langsung pembiayaan kepada UMKM sejalan dengan transformasi bisnis perseroan.
Dijelaskannya, aktivitas pembiayaan lebih diintensifkan melalui ULaMM, yang merupakan ujung tombak layanan PNM di pusat-pusat kegiatan pelaku UMKM. Arief berharap aktivitas pembiayaan dan pembinaan oleh PNM dapat membuat pelaku UMKM di Kota Pekanbaru dan sekitarnya bisa lebih maju dan berkembang, sehingga bisa meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja baru, dan mengembangkan ekonomi lokal.
“Setelah mengikuti pelatihan ini para nasabah akan terus mendapatkan pemantauan dari PNM disertai dengan bimbingan dan jasa konsultasi sesuai kebutuhan. Sedangkan untuk pembiayaan, pihak PNM akan selalu siap membantu sesuai dengan tingkat kebutuhan dan perkembangan usahanya, melalui Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM), yang sudah ada di desa-desa,” ujarnya. Demikian relis yang diterima Singgalang. (zul)
0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya