Padang - Ketua OSIS (Ketos) terbaik dari berbagai daerah di Indonesia dikumpulkan di Universitas Indonesia. Selama sepekan, 100 Ketos ini mendapat pelatihan kepemimpinan di sana.Mereka juga mengikuti aneka lomba yang telah dipersiapkan panitia Indonesia Student Leadership Camp (ISLC) III pada 8-14 November nanti. Satu-satunya wakil dari Padang adalah Ketos SMA Adabiah 2 Padang, Yayo Guniwus.
“Undangan keikutsertaan di ISLC ke-3 ini sungguh membahagiakan. Terpilih menjadi bagian dari 100 Ketua OSIS se-Indonesia tentu saja amat membanggakan bisa membuat bangga orangtua, sekolah, yayasan dan daerah,” ujar Yayo Guniwus, Senin (4/11).
Diungkapkan Yayo, rasa bahagia yang dirasakannya lantaran upayanya membuat curriculum vitae sebaik mungkin dapat mencuri perhatian panitia. Buah pikirnya yang dituangkan dalam bentuk essay tentang pendidikan bagi masyarakat sekitar mampu meyakinkan dewan juri menjatuhkan pilihan pada dirinya.
Menurut Yayo, fase pembuatan essay tentang pendidikan masyarakat sekitarnya cukup menyita waktu dan pikiran. Sebab, apa yang dituangkan itu harus orisinil.
Sesuai aturan yang dikirimkan panitia, semakin riil penerapannya di lapangan ditambah ada peran yang dimainkan dalam pembelajaran masyarakat tersebut, makin tinggi penilaiannya. Apalagi didukung data dan gambar yang relevan.
“Alhamdulillah Yayo bisa menyelesaikan essay itu dengan baik. Yayo akhirnya bisa ikut ISLC III di Universitas Indonesia,” katanya.
Yayo tidak mau larut dalam suasana lantaran ini baru awal. Dia harus terus berbuat yang terbaik. Dia bertekad bisa menjadi terbaik di ajang itu. Yayo bersungguh-sungguh mempersiapkan diri.
Makanya, dalam kondisi sakit sekalipun dia tetap hadir di kompetisi Basket Ball SMA Adabiah 2 Cup beberapa waktu lalu. Alasannya, sebagai pemimpin dia ingin menyuntikkan semangat juang bagi panitia dari OSIS dan teman yang bertanding.
Ternyata kehadiran Yayo, menambah semangat warga SMA Adabiah 2 menyukseskan kejuaraan yang memperebutkan Piala Walikota Padang. Kegiatan sukses dilaksanakan seprofesional mungkin, tim SMA mereka berhasil mempertahankan piala perdana itu ikut dipamerkan dalam perayaan ‘Satu Abad Adabiah’ pada tahun depan.
“Yayo berharap doa dan dukungan warga Padang khususnya dan Sumbar umumnya, hingga Yayo mampu melakukan yang terbaik. Moga bisa jadi juara,” katanya penuh harap. (jus)
0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya