Padang - Kementerian Koperasi ingin warung serba ada (waserda) yang ada di koperasi-koperasi tumbuh menjadi pesaing ritel modern. Waserda yang merupakan usaha ritel di sejumlah koperasi unit desa digenjot punya brand seperti hypermart dan alfa mart.Brand yang diusungnya adalah UKM Mart. Sejumlah koperasi di Sumbar pun telah menikmati program ini. Menurut Kepala Dinas Kopeasi dan UMKM Sumbar, Achmad Charisma yang diwakili Kabid Pemberdayaan Usaha Koperasi, Junaidi, sudah ada 14 koperasi yang menerima program bantuan UKM Mart ini.
“Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar terus berupaya meningkatkan daya saing usaha ritel di berbagai koperasi. Setelah sejumlah koperasi mendapat bantuan UKM Mart, kita lanjutkan dengan pelatihan agar mereka punya punya SDM handal yang memiliki kecakapan sesuai standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI),” ujar Junaidi di sela-sela pelatihan bagi koperasi penerima bantuan UKM Mart dan Kop Mart.
Untuk UKM Mart yang dibiayai APBN dan Kop Mart yang dibiayai APBD, dilakukan pembenahan tampilan dan standar layanan waserda. Tampilan luar diseragamkan dan diberi plang merek UKM Mart atau Kop Mart, ada etalase/rak yang modern, komputer kasir.
Malah UKM Mart yang dibantu Rp50-65 juta per koperasi itu, ruangan dibenahi dan tata letak di atur sedemikian hingga menyerupai ritel modern. Ruangan pun diberi pendingin udara.
Dalam pelatihan yang diselenggarakan satu hari di Hotel Pangeran Beach itu, dihadirkan narasumber dari kementerian dan pelaku ritel modern. Materi dari Asdep Advokasi Tati Arianti digantikan oleh Junaidi. Sementara Albadri menyampaikan materi tentang layanan terhadap pelanggan yang harus dilakukan pramuniaga hingga manager UKM Mart/koperasi.
Ketua KUD Sarasah di Kecamatan Rambatan Tanah Datar, Nazar Saria, menyatakan UKM Mart ini sangat membantu koperasi. Image toko koperasi terangkat oleh program UKM Mart ini.
“UKM Mart menjadikan toko koperasi atau waserda di daerah menjadi toko di desa yang bersuasana kota. Banyak peningkatan yang kami rasakan setelah waserda kami berubah jadi UKM Mart,” tegas Nazar.
Nazar pun memperlihatkan foto-foto UKM Mart yang dimiliki KUD Sarasah. Dengan bangga dia menyatakan program kementerian ini merupakan upaya agar para masyarakat kecil pun bisa punya usaha ritel modern dengan brand UKM Mart. Bagaimana caranya, diantaranya, dijelaskan dalam pelatihan ini.
Dia pun mengusulkan UKM Mart ini untuk segera menata organisasi usahanya dan menghitung kebutuhannya. Jika diketahui maka mereka bisa bersatu dalam suatu pusat distribusi, bisa diperankan Koperasi Karyawan Semen Padang atau Pusat KUD Sumbar. (zul)
0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya