Padang - Ketua Dekopinwil Sumbar, H. Chairul Darwis Dt. Rangkayo Basa membenarkan potensi besar yang dimiliki Puskud Sumbar. Sungguh disayangkan jika Puskud yang memiliki potensi besar ini tidak dioptimalkan perannya. Chairul menyatakan usulan Thamrin untuk mengupayakan sepuluh persen bantuan APBN untuk desa/nagari bisa dimasukkan sebagai penyertaan modal di koperasi mendapat sambutan luas pada Rakernas di Surabaya kemaren.
“Dari dana bantuan bagi desa/nagari yang sekitar Rp1,4 milyar itu bisa masuk Rp100 juta saja sudah merupakan bantuan besar bagi permodalan koperasi. Ini sangat masuk akal, karena koperasi dimiliki penduduk desa/nagari itu juga,” ungkap Chairul.
Ditambahkannya, kebijakan pemprov untuk mengupayakan ada satu koperasi di tiap nagari pun peluang besar bagi KUD. Dekopinwil dan Puskud bisa menemui gubernur untuk memberdayakan koperasi yang ada (KUD) untuk itu. Bukankah unit simpan pinjamnya bisa diterapkan pola syariah.
Adapun Kepala Dinas Koperasi dan UMKM yang diwakili Kasi Aneka Usaha pada Bidang Pemberdayaan Usaha Koperasi, Nur Alijondri juga mengemukakan peluang menjadi distribution centre (DC) bagi koperasi yang punya waserda (usaha ritel). Koperasi penyelenggara ritel tinggal menghitung kebutuhannya per minggu dan diberikan kepada dinas atau bidang yang membawahi koperasi di daerah-daerah. Berbekal itu, kuat pijakan pemprov untuk membuat DC di Sumbar dan Puskud pun punya peluang untuk itu. (zul)
0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya