Headlines News :
Home » , » Di SMA Adabiah 2, Kelas Bantuan Kemendikbud Mulai Dibangun

Di SMA Adabiah 2, Kelas Bantuan Kemendikbud Mulai Dibangun

Written By zulfadli on Senin, 22 September 2014 | 10.26

Padang - Pembangunan ruang kelas baru di SMA Adabiah 2 dimulai. Peletakan batu pertama bangunan bertingkat itu dilakukan oleh Ketua Yayasan Syarikat Oesaha Adabiah, Dr. H. Ali Asmar Sabtu (20/9).

Turut serta dalam peletakan batu pertama itu Anggota Pelaksana Harian Dewan Pembina, H. Sutan Muhammad Rani Ismael, Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Litbang H. Zainal Zain, Wakil Ketua Bidang Keuangan dan Kepegawaian H. Ermanus, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pembangunan Azmal Zein, Ketua Dewan Pengawas H. Sultani Wirman, dan Kepala SMA itu, Hj. Marniati Zamsya. Ini bukti yayasan mengapresiasi bantuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan kinerja pihak sekolah.

“Meski hujan mengguyur sejak pagi, saya sempatkan hadir sebagai bentuk terima kasih dan rasa bangga saya terhadap kinerja Kepala SMA Adabiah 2 dan timnya. Ini, bentuk penghargaan saya terhadap bantuan yang diberikan pemerintah terhadap salah satu sekolah yang dikelola YSO,” ujar Ketua Pelaksana Harian Pembina YSO Adabiah, H Djohari Kahar.

Diungkapkan Djohari sungguh tak mudah mendapatkan bantuan bagi pembangunan ruang kelas. Apalagi lengkap pula dengan mobilernya. Djohari pernah merasakannya saat SMA Negeri Padang di pecah menjadi SMA 1 dan SMA 2 akhir 70-an. Mulai dengan berbagi ruang kelas hingga bisa mendapatkan bantuan untuk pembangunan di kawasan GOR H. Agus Salim. “Ini harus dihargai. Tugas kami terbantu jadinya,” ujar mantan Ketua DPRD Sumbar dua kali berturut-turut dan sudah berumur 83 tahun itu.

Ketua YSO, Ali Asmar pun menyatakan kegembiraannya. Keberhasilan menggaet bantuan pemerintah pusat ini memperkuat tekad yayasan untuk mendirikan Universitas Adabiah di momen satu abad perguruan moderen yang religius tersebut

Pria yang juga Sekda Sumbar ini mewanti-wanti pihak sekolah dan panitia agar sungguh-sungguh melakukan pembangunan ruang kelas tersebut. Bahkan dia meminta kepada kontraktor yang ditunjuk untuk memberikan laporan mingguan. “Sebagai alumni, saya ingin berbuat yang terbaik bagi Adabiah. Saya berharap kualitas bangunan yang dihasilkan maksimal,” ujarnya didampingi Sekretaris Yayasan, Rustam.

Penanda satu abad
Rani Ismael menegaskan, ini batu ujian bagi SMA Adabiah 2. Keberhasilan pembangunan nantinya bakal mempermudah sekolah ini dan sekolah lain yang dikelola YSO untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.

Menurut pengusaha otomotif itu, peletakan batu pertama menjelang satu abad Adabiah ini bisa menjadi penanda alek yang akan dihadang tahun depan. Ini bisa menjadi kunci keberhasilan rencana pendirian Universitas Adabiah, pengimbau para alumni untuk lebih berperan terhadap perguruan Adabiah. Rani yakin dengan kekuatan alumni, bisa terwujud.

Menanggapi hal itu, Kepala Sekolah, Hj Marniati Zamsya pun menyatakan tekadnya agar keberhasilan pembangunan empat ruang kelas baru bantuan Kemendikbud hasilnya memuaskan semua pihak. Ia pun ingin sukses memimpin pembangunan yang dilakukan secara swakelola ini, sebab bisa jadi keberhasilan tersebut bisa menambah jumlah bantuan di masa datang.

“Kami mengajukan delapan ruang kelas baru, dibantu empat. Ini saja sudah sangat menggembirakan. Kami gandeng konsultan agar kami sukses melakukannya secara teknis dan secara administratif,” ujar perempuan kelahiran Aceh itu. (zul)
Share this article :

0 komentar :

Posting Komentar

Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya


 
Support : Bisnis UKM | Kemenkop | Okebana RSS | Sentra UKM

Copyright © 2012. Okebana - All Rights Reserved
Template Dimodifikasi Oleh Zulfadli
Wartawan Harian Singgalang