Padang - Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Sumbar, Chairul Darwis meninggal dunia Selasa (30/9). Mantan Asisten III Setdaprov Sumbar ini meninggal di Rumah Sakit Bunda Medical Center (BMC) setelah terkena serangan jantung.“Kami sangat kehilangan, tidak ada sedikitpun firasat, karena semalam kami masih bercengkrama cerita politik hingga pukul 23.00 WIB,” sebut anak sulung almarhum, Yuliandre Darwis.
Diceritakannya, almarhum malam sebelum meninggal terlihat gelisah. Bahkan, sangat bersemangat membahas persoalan politik, terutama UU Pilkada. Sekitar pukul 03.00 WIB, dia menelepon sahabatnya dan janjian bertemu untuk minum pagi.
Setelah pertemuan, itu sekitar pukul 10.00 WIB, dadanya terasa sesak. Jantungnya terasa sakit. Kemudian dilarikan ke Rumah Sakit BMC, Padang. Setelah mendapatkan perawatan, jantungnya sempat terhenti. Tidak ada lagi pergerakan.
Sekitar pukul 12.00 WIB, jantungnya kembali normal. Sudah terlihat stabil. Namun tidak berlangsung lama, sekitar pukul 12.15 WIB, mantan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar ini dinyatakan wafat oleh dokter.
“Kami mohon maaf pada seluruh kerabat, saudara dan orang yang berhubungan sama papa, jika ada kesalahan,” sebut Yuliandre.
Jenazahnya disemayamkan di rumah duka, Jalan Jihad V, Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Padang. Rencana jenazah dikebumikan pada pandam pekuburan keluarga di Padang Pariaman. “Ada adik di Aceh, kita menunggu dulu,” sebut Andre.
Dewan Pakar Dekopin Sumbar, Syamsurizal mengaku kehilangan seorang guru. Sebab, bagi dirinya selain sahabat, almarhum juga guru untuk membesarkan koperasi di Sumbar. “Berkat dia koperasi Sumbar diperhitungkan di nasional,” ujarnya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Achmad Charisma, beserta tokoh dan pegiat koperasi di Sumbar. Chairul Darwis dikenal sebagai sosok yang sangat antusias jika sudah berurusan dengan koperasi. Gerakan koperasi daerah ini sangat kehilangan sosoknya. (zul)
0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya