Padang - Lembaga Pelatihan Sertifikasi Profesi (LPSP) STIE Perbankan Indonesia (STIEPI) Padang bekerja sama dengan Perbarindo Riau mengadakan pelatihan kebijakan dan prosedur penilaian agunan kredit serta mitigasi risiko, Sabtu (27/9).
Pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pemahaman terhadap kebijakan dan prosedur kredit serta bagaimana teknik dan proses penilaian agunan serta mitigasi risiko perkreditan yang merupakan kegiatan utama perbankan.
Perkreditan harus dikelola dengan baik agar pihak bank dapat meminimalkan tingkat risiko. Penilaian agunan kredit yang tepat dan akurat akan mampu mengatasi permasalahan tersebut.
“Seiring bertumbuhnya bank perkreditan, maka perlu suatu pembekalan bagi karyawan BPR untuk memiliki kompetensi dalam penilaian agunan kredit sehingga tidak diperlukan lagi jasa konsultan appraisal dari pihak luar,” ungkap Lisa Fitriani Rahman selaku manager training LPSP STIEPI Padang pada Singgalang. Minggu (28/9).
Menurut Lisa, pelatihan di Hotel Furaya Pekanbaru merupakan upaya STIEPI untuk mampu memberikan sumbangsih bagi perkembangan perbankan Indonesia.
Ketua Perbarindo Riau Jangnip mengatakan lembaga tersebut berterimakasih dengan Lembaga Pelatihan Sertifikasi Profesi STIEPI atas kerjasama yang telah berlangsung dalam hal pelatihan.
Jumlah peserta pelatihan kali ini mencapai 80 peserta, dari BPR-BPR di lingkungan Perbarindo Riau.
Jangnip berharap pelatihan ini akan mampu menjadikan karyawan BPR semakin berkualitas di bidangnya dan mampu memenuhi kebutuhan perkembangan perbankan saat ini.
“Semoga kerjasama ini terus berlanjut dan pelatihan yang dilaksanakan akan terus menambah pemahaman karyawan terhadap kebutuhan BPR di lingkungan Perbarindo Riau,” katanya.
Head Group Pengembangan Kredit Bank Nagari (BPD Sumatera Barat) Gusti Chandra yang bertindak sebagai narasumber dalam pelatihan itu pun menyambut gembira kegiatan dan kerja sama itu.
“Saya senang bisa berbagi dengan rekan-rekan di BPR, mudah-mudahan BPR semakin berkembang dan STIEPI selaku perguruan tinggi perbankan terus mengembangkan diri dengan kegiatan yang terkait dengan dunia perbankan,” ungkap Gusti. (zul)

0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya