Padang - Keluarga besar Pemerintah Kota Padang melaksanakan halal bi halal 1435 H/2014, Jumat (8/8). Kegiatan yang bertemakan sucikan hati, bersihkan diri, perkokoh persaudaraan, raih kejayaan dilaksanakan di Masjid Nurul Iman dan dihadiri Wakil Walikota H. Emzalmi, Sekda Nasir Ahmad, para asisten, Kakan Kemenag Yetrizal Khatib dan seluruh Kepala SKPD beserta jajarannya.
Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah menyebutkan, halal bi halal itu intinya merajut silaturrahim. Dari Silaturrahim itu pula membina dan mengayam komunikasi dengan baik antar sesama kita.
Hal ini sesuai dengan tema pertemuan halal bi halal yang kita kemukakan bersama yakni Allah Swt menjadikan cinta dan kasih sayang pada kita, Mawatdatau Warohmah. ‘’Jadi saling berkomunikasi itu amat penting untuk mengetahui segala sesuatu yang perlu,’’ ujar Mahyeldi.
Dikatakan Mahyeldi, ke depan mari implementasikan dengan baik secara bersama-sama untuk memajukan Kota Padang menjadi kota yang religius dan berbudaya.
Untuk itu pelayanan kepada masyarakat harus ditingkatkan dan dirasakannya. Maka para kepala SKPD harus pula melengkapi para ASN-nya dengan segala atributnya sehingga identitas para pegawai bisa diketahui masyarakat ketika mereka berurusan.
Jadi, urai Mahyeldi, sarananya adalah saling berkomunikasi, tapi jangan sering-sering minta arahan, ini cara yang kurang baik. Lebih baik carilah ide-ide yang cemerlang bagi kemajuan pembangunan kota tercinta di masa mendatang.
‘’Saya bersama Wakil Walikota Emzalmi dan Sekda Nasir Ahmad pasti akan mem pertimbangkan masukan-masukan yang disampaikan itu. Sebab tujuannya tak lain adalah meraih kemajuan dari segala aspek pada Kota Padang,’’ tegasnya.
Sedangkan penceramah, Dr. H. Urwatul Wusqa mengetuk hati hadirin dengan menyampaikan tanda-tanda kekuasaan Allah SWT. Nikmat ini adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa tentram kepadanya. Dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (zul)
Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah menyebutkan, halal bi halal itu intinya merajut silaturrahim. Dari Silaturrahim itu pula membina dan mengayam komunikasi dengan baik antar sesama kita.
Hal ini sesuai dengan tema pertemuan halal bi halal yang kita kemukakan bersama yakni Allah Swt menjadikan cinta dan kasih sayang pada kita, Mawatdatau Warohmah. ‘’Jadi saling berkomunikasi itu amat penting untuk mengetahui segala sesuatu yang perlu,’’ ujar Mahyeldi.
Dikatakan Mahyeldi, ke depan mari implementasikan dengan baik secara bersama-sama untuk memajukan Kota Padang menjadi kota yang religius dan berbudaya.
Untuk itu pelayanan kepada masyarakat harus ditingkatkan dan dirasakannya. Maka para kepala SKPD harus pula melengkapi para ASN-nya dengan segala atributnya sehingga identitas para pegawai bisa diketahui masyarakat ketika mereka berurusan.
Jadi, urai Mahyeldi, sarananya adalah saling berkomunikasi, tapi jangan sering-sering minta arahan, ini cara yang kurang baik. Lebih baik carilah ide-ide yang cemerlang bagi kemajuan pembangunan kota tercinta di masa mendatang.
‘’Saya bersama Wakil Walikota Emzalmi dan Sekda Nasir Ahmad pasti akan mem pertimbangkan masukan-masukan yang disampaikan itu. Sebab tujuannya tak lain adalah meraih kemajuan dari segala aspek pada Kota Padang,’’ tegasnya.
Sedangkan penceramah, Dr. H. Urwatul Wusqa mengetuk hati hadirin dengan menyampaikan tanda-tanda kekuasaan Allah SWT. Nikmat ini adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa tentram kepadanya. Dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (zul)
0 komentar :
Posting Komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya