Headlines News :

Hauriyah Halum Lambang Kegigihan Nina

Written By zulfadli on Selasa, 23 April 2013 | 08.37

HAURIYAH Halum merupakan lambang kegigihan Nina Ramayenda. Hauriyah Halum pembuktian cita-citanya sebagai pendidik anak usia dini. Hauriyah Halum pun bisa dikatakan cita-cita mulia seorang anak manusia tentang bagaimana model pembelajaran anak prasekolah yang paripurna.

Sekitar 18 tahun Nina menggantang asa. Selama itu pula hasil jerih payahnya ditabung dan dibelikan peralatan penunjang sekolah TK yang dia impikan.
Banyak sudah TK atau PAUD yang Nina geluti sejak tamat pendidikan D2 PGTK Adzkia Padang tahun 1995. Mulai dari TK yang hanya mampu menggajinya Rp25. 000/bulan. Duh, sungguh perjuangan yang berat.

Namun demi cita-citanya, dia jalani semua itu dengan penuh dedikasi. Dia bina anak-anak didiknya dengan penuh empati dan dia jalin hubungan dengan sesama guru, kepala sekolah, orangtua dan stakeholder terkait dengan cara yang menarik simpati. “Gaji boleh rendah, tapi etos kerja jangan sampai rendah atau semangat melemah,” ucapnya.

Di tiap TK yang dia masuki, ia kerap berbuat yang terbaik yang dia bisa. Namun tidak mudah memang meraih cita-cita. Kadang maksud baik Nina terhadap TK tidak selalu mendapat tanggapan bagus dari kepala atau pihak yayasan.

Kadang dia ikut mendirikan TK dimana dia akan mengabdikan ilmunya. Tapi akhirnya semua harus ditinggalkan lantaran tidak sesuai dengan cita-cita awal atau perjanjian semula. Ada juga dia pindah dengan alasan sudah jauh melenceng dari visi dan misi lembaga pendidikan yang mereka rancang semula.
Tiap hambatan atau tantangan yang datang membuat Nina kian teguh mewujudkan harapan dan cita-cita, mendirikan lembaga pendidikan yang dia dambakan.

Kegigihan itu pula yang membuat Nina bersentuhan dengan tokoh-tokoh pendidikan di level nasional. Ada Fasli Jalal, Dewi Faiza, Dipo Diponegoro dan lainnya. Belakangan tokoh-tokoh ini jadi penyokong Nina. Mereka jadi tempat bertanya, mereka jadi tempat dia bercerita.

Kehadiran M. Rozi dalam kehidupan Nina, kian membuatnya semangat. Dukungan penuh dan segala keunikan Rozi, kian membuat Nina jadi sosok penyabar dan tegar. Berkat semua itu, Nina peroleh kesempatan meraih beasiswa melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 di Universitas Negeri Padang.

“Semula Nina beranggapan bahwa beasiswa itu tak bisa untuk guru honor. Eh ternyata perlakuannya sama antara guru honor dengan guru PNS,” ujar Nina. Kebenaran itu terungkap saat Nina secara tidak sengaja menceritakan kondisinya dan apa yang menjadi cita-citanya kepada mantan dosen yang kini jadi Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.

Setelah mengurus semua persyaratan, Nina bersama lima temannya mendapat beasiswa guna melanjutkan pendidikan ke jenjang  S1 tahun 2008 dan tamat pada 2011. “Duh senangnya bisa kuliah lagi tanpa memikirkan biaya sepeser pun,” ucap Nina riang.

Keluarga besar yang tahu pula dengan cita-cita Nina, pun menyokong Nina. Rozi mengungkapkan bahwa mereka ingin berbuat sesuatu yang tinggi nilainya buat amalan akhirat. “Ilmu yang bermanfaat merupakan salah satu amalan yang menemani kita di kubur hingga akhirat nanti.  Itulah sebabnya kami mendirikan lembaga pendidikan ini,” ujar Rozi.

Kenapa diberi nama Hauriyah Halum? Nama yang diambilkan dari nama anak ketiga Rozi dan Nina tersebut ternyata punya cerita pula. Hauriyah Halum berarti wanita cantik yang cerdas dan bijaksana. Yayasan Muwaffaqah yang menaungi Hauriyah Halum berarti hasil kreativitas. Jadi, Yayasan Muwaffaqah Hauriyah Halum dapat diartikan ‘hasil kreativitas wanita cantik yang cerdas dan bijaksana’.

Ketika ditanya wanita cantik mana yang dimaksud, Nina hanya membalas dengan tawa penuh canda.  Bisa jadi itu merujuk pada Nina yang memang cantik, gigih, ulet, cerdas dan bijak menyikapi kesempatan, tantangan dan hambatan yang dia temui dalam mewujudkan cita-citanya.

Awal 2012 lalu berdirilah Yayasan Muwaffaqah yang menaungi TK Hauriyah Halum. Nina menumpahkan kreasi dan imajinasinya tentang TK yang diingininya. Unek-unek selama 18 tahun seolah dia curahkan ke TK terpadu (PAUD-TK dan penitipan anak) yang homey itu.

Nina dan Ketua Yayasan yang tak lain adalah suaminya sendiri menetapkan bahwa TK mereka adalah TK modern yang religius. Sementara metode pembelajarannya kontekstual dan situasional. “Kami berusaha menerapkan multiple intelligence (MI) secara optimal. Dalam konsep MI, setiap anak itu cerdas dengan ragam kecerdasan masing-masing.

Nina dan Rozi mengadopsi nilai-nilai lokal sebagai acuan dalam proses pendidikan. Hauriyah Halum juga memasukkan potensi kekinian sesuai norma sosial yang berlaku di masyarakat. Mereka juga berperspektif internasional. Pengelola menamakan visi mereka dengan a local pre-school with an international perspektive.
“Kami hanya menetapkan visi dan misi TK. Bagaimana teknisnya, kami serahkan pada para guru. Dan ternyata mereka mampu menerjemahkan dengan baik dan penuh dedikasi,” ujar Rozi saat perayaan satu tahun PAUD Terpadu Hauriyah Halum Sabtu lalu.

Menurut Rozi, misi TK mereka adalah menjadi pusat pendidikan pra sekolah yang unggul, membentuk peserta didik yang berakhlak mulia, mempersiapkan peserta didik dalam menghadapi perkembangan di era teknologi informasi ini, mempersiapkan murid yang mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Hauriyah Halum juga berkeinginan menerapkan sistem pendidikan yang sesuai visi, melahirkan peserta didik yang cerdas, kreatif dan inovatif yang ditunjang lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan representatif. Mereka juga menerapkan manajemen sekolah yang akuntabel dan sustainable. Karena berperspektif internasional, Hauriyah Halum mulai mengenalkan bahasa inggris pada murid mereka.

Rozi yang amat mendukung cita-cita mulia istrinya, berharap bisa berbuat yang terbaik. Dia pun senang saat Kabid PAUD Dinas Pendidikan Kota Padang, Musdek memuji pencapaian mereka dalam saatu tahun ini.
Apalagi PAUD Hauriyah Halum mendapat angin segar saat Musdek mengungkapkan mereka bisa menjadi percontohan di Kota Padang. “Kami hanya berusaha menabung amal untuk akhirat,” ujar Rozi. (zulfadli)
Share this article :

0 komentar :

Posting Komentar

Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya


 
Support : Bisnis UKM | Kemenkop | Okebana RSS | Sentra UKM

Copyright © 2012. Okebana - All Rights Reserved
Template Dimodifikasi Oleh Zulfadli
Wartawan Harian Singgalang