Andi Mallarangeng Suka Lagu Minang
PADANG - Turnamen tenis (Turten) antar alumni perguruan tinggi se-Indonesia, mempertemukan Andi Mallarangeng mantan Menpora yang keluarga alumni Gajah Mada (Kagama) dengan kembarannya Indra Dwipa, alumni Universitas Andalas yang sukses melaksanakan turnamen yang diadakan dalam rangka memeriahkan dies natalies ke-61 Universitas Andalas.
Mulai dari tebal kumisnya, gaya rambutnya. Gaya jalan mereka pun mirip. Melihat ketua pelaksana turnamen itu, serasa memandang Andi Mallarangeng. Begitu pun saat Andi main untuk Tim Tenis Kagama.
Cukup banyak sesi foto bersama di antara keduanya atas permintaan banyak pihak yang senang melihat kemiripan mereka. Namun yang paling berkesan saat mereka bernyanyi bersama.
Di sesi lagu Kambanglah Bungo Indra diberi mikrofon untuk mengimbangi Andi Mallarangeng. Hingga semua yang melihat terpingkal-pingkal melihat tingkah keduanya.
Celetukan Andi Mallarangeng saat menyanyikan Ayam Den Lapeh membuat yang hadir senang. “Saya senang dengan orang Minang. Ayamnya lepas saja bisa dijadikan lagu. Kalau yang lain, ayamnya diburu sampai dapat. Salut dengan orang Minang,” ujarnya.
Hanya saja, kelakar Andi membuat yang hadir memerah telinganya. “Dalam perjalanan mengiringi Pak SBY. Jalan darat menuju Bengkulu, kebetulan supirnya orang Minang. Jadilah lagu minang menemani perjalanan kami. Lagunya sedih semua,” ungkap Andi.
Satu diantaranya lagu Pulanglah Uda. Usut-punya usut, Andi dapat bocoran bahwa lagu mengisahkan seorang yang meninggalkan orang yang dikasihinya di kampung. Dia berangkat ke perantauan.
Setelah berhasil dia pulang ke kampung. Tapi sudah membawa istri dan anak-anaknya. Kekasihnya dulu sedih dan tercipta lagi lagu.
“Ini yang bikin saya hati-hati nih punya mantu orang Padang,” ujarnya sembari tertawa lepas. (jus)
Cukup banyak sesi foto bersama di antara keduanya atas permintaan banyak pihak yang senang melihat kemiripan mereka. Namun yang paling berkesan saat mereka bernyanyi bersama.
Di sesi lagu Kambanglah Bungo Indra diberi mikrofon untuk mengimbangi Andi Mallarangeng. Hingga semua yang melihat terpingkal-pingkal melihat tingkah keduanya.
Celetukan Andi Mallarangeng saat menyanyikan Ayam Den Lapeh membuat yang hadir senang. “Saya senang dengan orang Minang. Ayamnya lepas saja bisa dijadikan lagu. Kalau yang lain, ayamnya diburu sampai dapat. Salut dengan orang Minang,” ujarnya.
Hanya saja, kelakar Andi membuat yang hadir memerah telinganya. “Dalam perjalanan mengiringi Pak SBY. Jalan darat menuju Bengkulu, kebetulan supirnya orang Minang. Jadilah lagu minang menemani perjalanan kami. Lagunya sedih semua,” ungkap Andi.
Satu diantaranya lagu Pulanglah Uda. Usut-punya usut, Andi dapat bocoran bahwa lagu mengisahkan seorang yang meninggalkan orang yang dikasihinya di kampung. Dia berangkat ke perantauan.
Setelah berhasil dia pulang ke kampung. Tapi sudah membawa istri dan anak-anaknya. Kekasihnya dulu sedih dan tercipta lagi lagu.
“Ini yang bikin saya hati-hati nih punya mantu orang Padang,” ujarnya sembari tertawa lepas. (jus)