Juara Umum Jambore Saka Kencana 2017, Kontingen Padang Diapresiasi Walikota
"Perhatian terhadap generasi muda wajib hukumnya. Konstitusi mengharuskan untuk itu. Agama pun mewajibkan untuk meninggalkan generasi berkualitas. Hati-hati berkata kepada mereka karena itu bisa jadi doa buat mereka." tegas Walikota Mahyeldi di kediamannya, Rabu (13/9).
Mahyeldi menegaskan berdosa walikotanya jika tidak berupaya agar generasinya berkualitas. Berdosa pula orang tua yang kurang berupaya buat anaknya dan menjadikan mereka generasi berkualitas.
Walikota juga memotivasi Kontingen Padang di Jambore Saka Kencana dan PIK-RM untuk terus membangun optimisme menggapai masa depan yang lebih baik. Para siswa dari tiga SMK dan mahasiswa UNP itu diminta untuk meningkatkan kompetensi utamanya sebagai persiapan menjadi wakil Sumbar ke tingkat nasional. Sasarannya mereka bisa kerja ikhlas, cerdas dan tuntas.
"Padang juara umum di Jambore Saka Kencana dan PIK-RM tentu sangat menggembirakan, Alhamdulillah. ini merupakan hasil kerja semua pihak. Semoga anak-anak kita banyak yang bisa mewakili Sumbar nantinya," ungkapnya.
Mahyeldi mengungkapkan betapa perhatiannya Pemko terhadap generasi muda. Pemko rela kehilangan pendapatan asli daerah nyaris Rp3 miliar untuk memenuhi permintaan generasi muda dilindungi dari asap rokok.
Pemko juga bakal memfasilitasi 300-an pemuda yang ingin diberi pembinaan terhadap usaha mereka. Mereka bisa memanfaatkan Balaikota atau pun Palanta untuk kegiatan pelatihan mereka.
"Kita salut dengan perjuangan para siswa SMA dan SMK di Padang hingga meraih juara umum di Jambore Saka Kencana dan PIK-RM. Kami berterima kasih kepada sekolah yang telah mendukung kegiatan genre di sekolahnya. Begitu juga dengan para orang tua yang melepas anaknya ikut kegiatan genre yang tentu saja menyita waktu dan tenaga si anak," ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Padang, Heryanto Rustam.
Heryanto angkat topi kepada guru dan para orang tua yang bisa bersinergi dan saling percaya dalam pendidikan anak-anak mereka. Orang tua yang memberi perhatian dan izin khusus terhadap anak-anaknya untuk berkegiatan di sekolahan di masyarakat.
Pria yang hobi berorgqnisasi sedari muda ini menjelaskan Padang berhasil meraih juara umum setelah berhasil menjadi juara 1 di lima mata lomba. Kelimanya adalah Rangking 1 GenRe Hebat, Fun Cooking, Adventure GenRe, Dance Icon, dan Pendamping. Lalu juara dua di lomba pioneering dan tapak perkemahan. Sementara di pentas seni, wakil Padang harus puas menjadi harapan dua.
Ivan Arenza yang memenangkan Rangking 1 Genre Hebat. Siswa SMA 2 Padang ini bahagia dengan dukungan semua pihak. Kemenangan ini memberi optimisme tersendiri baginya untuk berprestasi lebih baik lagi. “Perhatian Pak Walikota menambah semangat kami.” ujarnya
Muhammad Reza dari SMK 3 Padang menyatakan hal senada. Reza menang di lomba Fun Cooking. “Kami membuat kroket dari bahan ubi ungu, yang diberi saos asam-asam manis. Ada tiga sensasi rasa sekaligus di setiap gigitan,” ujarnya. (jus)