Header Ads

  • Breaking News

    Harmoni dengan Alam dan Reponsif Gender, Toilet Umum Rancangan Mahasiswa Bung Hatta Juara






















    Padang
    Kesan toilet umum yang kumuh, kurang nyaman dan tak terawat berubah di tangan dua mahasiswa, Suminto Adi dan Muhammad Rafid. Mereka tak hanya mampu membuat toilet umum di taman-taman menjadi nyaman. Toilet pun didesain mampu memanfaatkan energi lingkungan dan bisa pula untuk menghasilkan energi. Ramah lingkungan pula.

    Toilet yang mereka desain juga memperhatikan kebutuhan penggunanya. Ada toilet laki-laki, toilet perempuan, toilet disabilitas dan dilengkapi pula ruang laktasi. Kedua mahasiswa Universitas Bung Hatta itu juga memperhatikan kesulitan perempuan terutama yang punya balita ketika memanfaatkan toilet umum.

    "Kami mencoba mendesain toilet yang aman dan nyaman bagi mereka yang berkunjung ke taman. Kami tak ingin pengguna toilet itu kehilangan kreatifitasnya," ujar Suminto Adi, Jumat (28/4).

    Adi dan rekannya Muhammad Rafid mendesain jumlah toilet yang lebih banyak untuk kaum perempuan. Adi mempertimbangkan  waktu yang dibutuhkan perempuan saat di toilet jauh lebih lama dibandingkan lelaki. Lagipula pemanfaat utama desain yang diperuntukkan bagi Taman Setu Babakan yang dipilihnya tersebut adalah para pembatik di Rumah Batik Betawi yang berdekatan dengan taman. 

    Memperhatikan hal ini, Adi mengupayakan desain agar para pembatik yang memanfaatkan toiletnya tidak kehilangan kreatifitas setelah beraktifitas di dalamnya. Suasana nyaman di toilet diupayakan bisa memunculkan kreatifitas baru bagi pembatik tersebut.

    Keunikan lainnya, bahan kuat yang dimanfaatkan bagi desain tersebut adalah bahan bekas. Mereka memakai kayu ulin bekas bantalan kereta api dan dermaga. Pemilihan didasarkan pertimbangan toilet umum kurang aman dan nyaman karena menggunakan bahan yang kurang kuat. 

    Adi tetap mempertahankan lansdcape Taman Setu Babakan sebagai acuan bagi desain mereka. Pohon yang ada dipertahankan, dan air hujan termasuk yang dari pepohonan ditampung untuk persediaan air, dan dialirkan pada flush di masing-masing toilet.

    Keduanya pun mendesain pengolahan tinja dari toilet di taman itu. Tinja diolah menjadi biogas untuk pembangkit tenaga listrik. Bisa pula diolah menjadi kompos.

    "Alhamdulillah, desain kami yang mempertahankan kesetimbangan alam dan memperhatikan kebutuhan penggunanya dilirik para juri lomba yang diadakan American Standar dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) regional.Jakarta. Saya dan Rafid meraih juara II dari 49 team kategori mahasiswa. Juara III diraih Mukhlis Surya Pratama yang juga dari kampus proklamator," ungkapnya.

    Penyerahan hadiah di Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta, Kamis (27/4) malam, menjadi malam yang membahagiakan mahasiswa arsitektur angkatan 2013 tersebut. Dia bahagia bisa mengharumkan nama kampus dan nama Sumatera Barat. 

    Lebih membahagiakan lagi, desain dibuat di sela-sela kesibukan saat magang kerja di Andramatin Architect Jakarta, salah satu biro arsitek terkemuka di Indonesia. Rasa capek saat harus bolak-balik ke Setu Babakan melakukan survei dan mencocokkan desain dengan kondisi alam taman, lalu begadang mengerjakan desain terbayar sudah. Desain mereka juga akan tampil di laman website IAI.(404)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728