Header Ads

  • Breaking News

    Dinas Sosial Sumbar Kembangkan KUBE di Mentawai

    PadangKelompok usaha bersama (KUBE) juga dibentuk di berbagai daerah di Mentawai. Ada 130 KUBE telah dirasakan manfaatnya oleh warga di pulau-pulau yang berada di Samudera Hindia itu.

    Empat KUBE dipilih untuk dikembangkan lebih lanjut. Sebanyak 40 KK yang tergabung pada keempatnya telah diberikan bimbingan teknis pekan lalu di aula Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kepulauan Mentawai.

    "Warga pra sejahtera di Kepulauan Mentawai pun kita berikan program pemberdayaan melalui KUBE. KUBE yang pernah kita tumbuhkan di sana, dikembangkan lebih lanjut. Jadi ada pula program KUBE Pengembangan Pesisir dan Kepulauan," ujar Kepala Dinas Sosial Sumbar, Abdul Gaffar, Kamis (27/4).

    Abdul Gaffar menyatakan penerima bantuan KUBE Pengembangan ini merupakan KUBE terpilih dari ratusan KUBE di Mentawai. Penerima bantuan ini telah menerima bantuan lewat KUBE ini pada tahun-tahun sebelumnya. Saat terpilih jadi penerima bantuan KUBE Pengembangan mereka harus melanjutkan usaha pertama yang pernah dibantu, tidak boleh digunakan untuk beralih ke usaha lainnya.

    "Apa kendala dalam usaha pertama itu kita coba carikan solusinya. Kita beri perkuatan modal kembali agar usaha itu berkembang lebih baik dari sebelumnya," ujarnya.

    Hanya saja KUBE di daerah kepulauan ini sedikit beda dengan KUBE untuk kabupaten dan kota. Di pulau tidak bisa mengelompokkan mereka yang usahanya sejenis. Usaha yang mereka kembangkan bisa bermacam-macam, makanya kelompok ini disebut Usaha Ekonomi Produktif (UEP) KUBE. 

    Secara umum anggotanya terdiri dari kaum perempuan yang punya mata pencaharian di sekitar pelabuhan. Ada yang menjual makanan atau minuman, kebutuhan harian. Ada pula kaum ibu yang mengolah ikan tangkapan suaminya menjadi ikan asin, ikan kering dan lainnya. Khusus ikan asin ini, ada potensi dikembangkan lebih lanjut seiring produk ini diminati konsumen. Tanpa pengawet dan diolah sedemikian rupa hingga baunya tetap harum dan rasanya terjaga.

    Kepala Bidang Pemberdayaan Fakir Miskin Dinas Sosial Sumbar, Heni Yunida, menyebutkan empat UEP KUBE tersebut adalah Maju Jaya, Nusa Indah, Maharani dan Berkah Mandiri. Kepada mereka sesuai arahan kepala dinas dan merujuk aturan yang ada dipertegas lagi untuk memperhatikan peruntukan bantuan yang akan diberikan. 

    Di bimtek itu, para ketua, sekretaris dan bendahara KUBE tersebut dikumpulkan untuk mengawasi perencanaan yang dibuat anggota kelompoknya. Uang Rp 3 juta per penerima harus digunakan untuk penopang usaha saat ini. Penggunaannya pun harus jelas karena akan ada monitoring dan evaluasi terhadap bantuan yang diberikan. 

    Sebagai salah satu narasumber dalam bimbingan teknis itu, Heni menjelaskan seputar KUBE. Heni juga memotivasi warga yang sudah antusias itu untuk benar-benar berupaya agar usaha perorangan yang ditumbuhkan tahun sebelumnya, dikembangkan secara berkelompok dan tahun 2017 diberi bantuan pengembangan UEP KUBE melalui APBD Dinsos Sumbar.

    Heni meminta untuk memanfaatkan bantuan seoptimal mungkin. Pada para ketua diminta makin memperhatikan kelembagaan KUBE. "Usahakan program bantuan ini berhasil. Keberhasilannya sangat berpengaruh untuk mendapatkan bantuan dari program lain," ujarnya. 

    Kadinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kepulauan Mentawai, Paulinus Fadel menyambut baik perhatian pemerintah provinsi terhadap warga daerah itu. Dikatakannya perhatian ini diharapkan mampu menambah kesempatan bagi warga miskin di Mentawai untuk keluar dari kemiskinan. Program UEP melalui KUBE ini bisa memutus mata rantai kemiskinan di Mentawai.

    Diakuinya, diantara KUBE yang dibentuk sejak 2013 ada yang berkembang. KUBE ini yang diusulkan untuk penerima bantuan KUBE Pengembangan Pesisir dan Kepulauan. Bantuan dari APBD provinsi ini berupa barang dan peralatan. "Kami juga akan memberi perkuatan dari sisi pendampingan dan monitoring. Bersama dengan dinas terkait akan dilakukan pembinaan terhadap KUBE tersebut sebagaimana yang dilakukan selama ini," ujarnya.

    Mentawai kata Paulinus juga menerima bantuan KUBE dari Kementerian Sosial. Ada 55 KUBE yang tersebar di empat desa, dua desa di Siberut Utara dan dua desa di Siberut Selatan

    Kementerian juga membantu dalam penyediaan tenaga pendamping KUBE tersebut. Pendamping diambilkan dari sarjana putra asli Mentawai dan diutamakan yang berasal di empat desa tadi. "Jumlah yang dibutuhkan 11 orang, tapi kami menyediakan 16 tenaga pendamping dari seleksi yang kami lakukan. Ini dimaksudkan untuk cadangan mengingat geografis Mentawai dan telah diusulkan ke kementerian lengkap dengan alasannya," pungkas Paulinus.  (404)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728