Untuk Pendidikan Anak Talang Babungo, Astra Berikan Beasiswa Hingga Tamat SMA
“Jorong Tabek Talang Babungo merupakan satu dari puluhan Kampung Berseri Astra (KBA) di Indonesia. Sambutan dan antusiasme warga daerah ini membuat program Astra terus berlanjut pada 2017. Untuk beasiswa ini ada 35 anak usia sekolah yang terpilih,” ujar Ketua Perkumpuan Perusahaan Astra (AFFCO) Sumatera Barat, Rukiat Tasib, Kamis (12/1).
Rukiat mengatakan sambutan warga Jorong Tabek Nagari Talang Babungo terhadap KBA menggembirakan. Warga melaksanakan program dengan baik. Swadaya masyarakat dan dukungan perangkat nagari dan kecamatan sangat baik. Makanya dari laporan AFFCO Sumbar, pihak CSR Astra berkenan memberikan program lanjutan dan segera dapat direalisasikan.
“Sumbar termasuk dalam KBA yang mendapat program lanjutan lebih awal. Dan ini patut kita syukuri,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Pemimpin Cabang Bank Permata Padang.
Rukiat menyebutkan beasiswa diberikan Astra per semester sampai mereka tamat sekolah. Besarannya, untuk SD sebesar Rp 480.000, SMP senilai Rp 630.000 dan SMA mendapat beasiswa Rp 750.000. Dijelaskannya, ada 15 anak SD, 15 pelajar SMP dan 5 siswa SMA yang mendapat alokasi. Kebijakan selanjutnya diserahkan pada nagari untuk menentukannya asalkan orang tua berdomisili di Talang Babungo, kurang mampu, belum dapat beasiswa dari sekolah/pemerintah/perusahaan lainnya dan wajib membuka rekening di BRI.
Rukiat datang bersama Kepala Cabang Toyota Auto 2000 Padang, Nur Imansyah Tara dan Kepala Cabang Toyota Astra Finance Padang, Widi Adiatno menyerahkan beasiswa itu secara simbolis kepada siswa SMA, pelajar SLTP dan anak SD di wilayah yang termasuk dalam Kecamatan Hiliran Gumanti itu.
BRI pun menunjukkan kepeduliannya terhadap anak sekolah ini. BRI memberikan fasilitasi pencairan dana beasiswa dari tabungan yang telah dibuat para siswa di BRI. Mobil teras BRI mendatangi penerima beasiswa, dan membantu pencairan dana itu di halaman Madrasah Ibtidaiyah Swasta Tabek, Nagari Talang Babungo Kabupaten Solok.
Sangat membantu
Beasiswa yang diberikan Astra dirasakan sangat membantu. Ari, siswa SMAN 1 Hiliran Gumanti amat bersyukur atas berkah yang diterimanya ini. Ari mengakui, ibunya telah meninggal dunia dan saat ini dia tinggal bersama saudara ibunya Etek Darmiatis.
Ari ini dikenal sebagai siswa berprestasi sejak di MIS Tabek. Namun prestasinya agak menurun setelah ibunya meninggal dan ayahnya menikah lagi. Untung saja dia tinggal bersama eteknya yang dapat menjejakkan kakinya setahun di Jepang. Beasiswa tersebut akan dia gunakan untuk berbagai kebutuhan sekolahnya.
Lain lagi halnya dengan Darmina. Ibu 10 anak ini terharu anak bungsunya bisa mendapat beasiswa Astra. Dia bahagia Rezi Novita Sari bisa sekolah sampai tamat sebagaimana kakak-kakanya.
Menurut Darmina beban keluarganya cukup berat saat ini. Beberapa orang anaknya sekolah bahkan ada yang kuliah. “Ada saja rezeki buat mereka sekolah. Meski ayahnya tukang, ada saja jalan yang diberikan Allah buat keluarga kami. Kini si bungsu dapat beasiswa Astra pula,” ujar Darmina.
Baik Darmina maupun Darmiatis berharap Astra memberikan perhatian penuh terhadap generasi penerus mereka. Jika saat ini baru hingga tamat SMA yang bisa menikmati beasiswa. Ke depan diharap ada beasiswa khusus hingga minimal ada 1 dokter dari putra daerah itu.
Pelni Eriza, guru kelas VI MIS Tabek, atas nama Kepala Sekolah Ainismar menyatakan begitu bahagia atas perhatian Astra. Ada 12 muridnya yang mendapat beasiswa. Dia pun berterima kasih atas izin Walinagari Talang Babungo Zulfatriadi hingga cukup banyak muridnya yang bisa beroleh beasiswa. “Ini berkah besar perdana bagi sekolah ini di 2017,” ujarnya. (zul)

