Indo Jalito Bantu Rumah Ibadah di Lokasi Wisata
Padang - Sumbar kini jadi destinasi wisata halal. Rumah ibadah dan prasarana pendukung seperti MCK harus jadi perhatian utama.
Mendapati laporan sejumlah objek wisata di Agam, Padang dan Solok masJid dan mushallanya ada yang kekurangan sarana penunjang, perkumpulan ibu-ibu Minangkabau di perantauan ini bersegera membantu.
Mereka membantu karpet untuk alas shalat. Bahkan ketika ada pengurus yang mengajukan usulan bantuan toilet dan tempat berwudhu, pihak Indo Jalito minta dikirimkan keadaan saat ini dan perencanaannya. Jika anggota setuju dan dana tersedia, bantuan dapat dikucurkan. “Sarana ibadah dan toiletnya jadi prioritas untuk memudahkan pengunjung tetap bisa menunaikan ibadah saat berwisata bersama keluarganya. Banyak yang terkendala saat wc mampet dan tempat berwudhu tak layak bahkan ka dang terkunci,” ujar Ketua Umum Indo Jalito, Nunink Hardiman, Senin (8/8).
Nunink menegaskan para pengurus tentu telah berniat dan berusaha agar masjid atau mushalla mereka bagus, punya fasilitas memadai. Namun tak jarang upaya mereka belum mampu mewujudkannya.
“Maka kita terpanggil membantu. Saat ini memang baru karpet untuk alas sujud. Semoga nanti bisa kita tingkatkan sesuai kemampuan dan persetujuan anggota,” ujar Nunink.
Menurut Ketua Panitia Bakti Sosial Indo Jalito, Yenny Nurdin, karpet itu telah diserahkan secara simbolis kepada pengurus masjid atau yang mewakili mereka.
Penyerahan dilakukan di Hotel Mercure Padang. Selasa, semua pengurus telah datang. Begitu ada pengurus yang datang, segera diproses, diminta data pengiriman karena pihak toko yang akan mengantar ke alamat.
Pengurus Mushalla Dagang Pasar Pagi, Syafrianto menyambut gembira bantuan karpet tersebut. Karpet bisa dipakai bergantian jika ada yang kotor atau ada kegiatan keagamaan di mushalla itu.
Dikatakan Syafrianto, mushalla mereka sering digunakan ibadah oleh pengunjung objek tugu perdamaian. “Mushalla kami yang terdekat, jadi tempat tumpuan pengunjung pantai yang ingin sha lat. Kami selalu buka tanpa takut biaya operasional meningkat. Alhamdulillah ada saja bantuan untuk operasional dan perleng kapan mushalla,” ujarnya.
Dia dan pengurus rumah ibadah lainnya berupaya menggugah hati para ibu yang peduli kampung halaman mereka itu. Mereka berharap agar Indo Jalito tetap peduli dengan masjid atau mushalla mereka. (zul)
