Header Ads

  • Breaking News

    Anggota Dewan pun Mulai Menunjukkan Aspirasinya Buat Pelatihan Koperasi

    Padang - Balai Latihan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Sumbar punya 44 angkatan pelatihan selama 2017. Hingga awal Agustus ini, telah terlaksana pelatihan untuk 20 angkatan, baik pengurus koperasi maupun pelaku UKM. Dua angkatan diantaranya merupakan aspirasi anggota DPRD Sumbar, Endarmy dan Zusmawati.

    Sisa pelatihan sebanyak 22 angkatan lagi lebih dikhususkan bagi pengurus koperasi. Pelatihan  perdana setelah lebaran, kembali digelar Agustus. Ada lima angkatan dan diberikan untuk pengelola keuangan koperasi simpan pinjam.

    “Pelatihan untuk pengelola keuangan koperasi simpan pinjam dan penatalaksanaan rapat anggota tahunan yang akan kita laksanakan mulai 10 Agustus ini diprioritaskan bagi koperasi yang terkendala melakukan rapat anggota tahunan (RAT). Hal ini telah ditegaskan kepada pembina di daerah,”ujar Kepala UPTD Balai Latihan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Sumbar, Desmadi Idrus, Selasa (1/8/).

    Desmadi yang akrab dipanggil Didit ini mengungkapkan banyak koperasi aktif yang terkendala melakukan RAT. Jika koperasi ini sampai tidak melakukan RAT dua kali berturut-turut, ditakutkan koperasi ini terkategori koperasi tak aktif. Kadang masalahnya sepele, tidak bisa menyajikan laporan tahunan yang akuntabel. Jika diberikan ke akuntan publik pasti menelan biaya yang cukup banyak.

    “Ini patut jadi perhatian kita. Banyak koperasi yang terkendala RAT ini lantaran tak mampu buat neraca tahunan. Kita terkendala pula pembiayaan pelatihan. Untung dua anggota dewan kita, Endarmy dan Zusmawati menyalurkan aspirasi untuk beberapa angkatan,” ujar Didit.

    Perhatian anggota dewan dari Komisi V DPRD Sumbar ini sangat diapresiasi dinas. Dinas  Koperasi dan UKM Sumbar sangat terbantu dengan jumlah pelatihan dibantu keduanya. Sebab tahun ini jumlahnya jauh berkurang lantaran keterbatasan anggaran.

    Ketidakmampuan koperasi di daerah membuat neraca tahunan ini lantaran pembina-pembina koperasi yang mumpuni di berbagai daerah telah ditarik ke dinas lain. Sementara kemampuan pembina-pembina muda ini belum bisa menyamai seniornya yang telah berdinas di kota atau bagian lain. Kaderisasi pembina koperasi yang bisa jadi tempat bertanya bagi pengurus pun terganggu sistem otonomi.

    Diungkapkan Didit Endarmy membantu dengan dana aspirasinya sebanyak empat angkatan. Koperasi yang diberi pelatihan berasal dari Pariaman dan Padang Pariaman dan dilaksanakan di daerah tersebut. Pelatihan telah dilakukan sejak April lalu.

    Sementara Zusmawati memberikan dana aspirasinya untuk koperasi dan pelaku usaha ikan air tawar di Pasaman. Rencananya akan dilaksanakan di Pasaman pada November nanti.

    “Sebentuk perhatian dari dua srikandi DPRD Sumbar ini semoga bisa menginspirasi anggota dewan lainnya untuk turut memperjuangkan koperasi di daerah kelahiran Tokoh Koperasi Mohammad Hatta ini,” ujar Didit penuh harap. (zul)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728