Header Ads

  • Breaking News

    Perbanyak Inovasi Unggulan, FTI Bung Hatta Siap Mendunia

    Padang - Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Bung Hatta eksistensinya tidak lagi bisa
    dipandang sebelah mata. Lulusan fakultas yang kini dipimpin Hidayat ini, banyak yang bekerja di berbagai perusahaan besar di seluruh Indonesia.

    Ini menandakan lulusannya bisa bersaing dengan jebolan kampus lainnya. Tak terkecuali dengan produk universitas terkemuka di tanah air.

    Capaian ini berkat pengelolaan terstruktur dari para pendahulu FTI dan makin ditingkatkan pada tahun ajaran 2017/2018 ini. Pihak kampus pun melakukan berbagai inovasi serta terus menjalin kerjasama dengan universitas terkemuka.

    "Banyak inovasi yang telah dilakukan. Pertama kami memberdayakan potensi lokal yang dinamakan FTI goes to industry. Potensi lokal yang dimaksud, seperti mahasiswa dan dosen akan bekerjasama secara intens dengan sejumlah perusahaan yang ada di Sumatera Barat, " ujar Dekan Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta, Hidayat, Selasa (1/8).

    Hidayat mengatakan perusahaan yang mau bekerjasama dalam program  tersebut, menyediakan mesin buat praktek mahasiswa dan dosen. Sedangkan pihak FTI sendiri akan menyediakan sumber daya manusianya.

    Program kedua, katanya, FTI goes to nagari. Sekarang ini, pemerintah pusat sedang mencanangkan pemberdayaan dan pembangunan desa dan nagari. “Dengan anggaran yang disiapkan begitu besar, tentunya membutuhkan pendampingan. Terutama dari segi teknis, di sini kita mencoba berperan," ungkapnya.

    Dia pun menjelaskan dengan potensi yang dimiliki FTI saat ini  pihaknya sangat sangat membantu masyarakat serta perangkat desa dan nagari dalam mengelola dan memberdayakan program-program unggulan yang dibuat. "Insya Allah, kami telah siap baik dari segi teori maupun dari segi pengalaman yang kami miliki," ujarnya seraya menegaskan pihaknya juga telah menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung lainnya. Salah satunya mendirikan Pusat Layanan Teknologi Bung Hatta.

    Demi menambahkan kenyamanan mahasiswa, Hidayat mengungkapkan FTI dengan dukungan yayasan dan rektorat juga telah membenahi sarana dan prasarana kampus. Tak terkecuali kantin dan fasilitas pendukung lainnya.

    Prioritas pembenahan itu adalah fasilitas labor. Laboratorium-laboratorium ini nantinya tersebut akan disiapkan untuk tempat uji kompetensi (TUK).

    Dari kajian mereka selama ini, FTI hingga kini membuka jurusan-jurusan seperti Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Kimia dan Teknik Elektro. “Jurusan-jurusan ini pun sudah disiapkan Program Pasca Sarjana dan Prodi Vokasi (D IV)," ujar Hidayat.

    Tak hanya itu, FTI juga menyiapkan program studi pamungkas yang banyak ditunggu berbagai kalangan. FTI akan membuka program studi Building Service Engineering (BSE). Prodi tersebut belum ada di indonesia. Dan FTI Bung Hatta satu-satunya di Indonesia yang akan mempunyai prodi tersebut.

    Dan yang paling ditunggu-tunggu, sambungnya, akan ada program studi Building Service Engineering (BSE). Prodi tersebut belum ada di indonesia. Dan FTI Bung Hatta satu-satunya di Indonesia yang akan mempunyai prodi tersebut.

    Untuk kebutuhan prodi itu, dalam waktu dekat FTI akan bekerjasama dengan salah satu universitas di Hongkong. Di sana, prodi BSE sudah mendapat pengakuan dunia internasional karena memang prodi tersebut banyak dibutuhkan di dunia kerja. (zul)

    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728