Header Ads

  • Breaking News

    Gadis Pesepeda Itu Kini Bekerja di Perusahaan Jepang

    Padang - Jepang sudah sangat akrab dengan keseharian gadis asal Payakumbuh itu. Hobi sepeda mempertemukannya dengan sahabat dari negeri sakura tersebut.

    Dia lalu tertarik mendalami bahasa tersebut dan masuk ke jurusan Sastra Jepang. Dia pun berkesempatan dua kali ke Jepang untuk urusan pertukaran pelajar.

    Di sana,  dia berkenalan dengan Pishgamon Cycling Team. Tim pesepeda hebat dari Iran yang jadi jawara Tour de Singkarak. Perkenalan di Jepang itu pula yang membuatnya bisa menembus barikade pengamanan Tour de Singkarak (TDS).

    Pesepeda Iran itu yang mempertahankan kehadiran gadis tersebut di tenda mereka. Dia bebas selfie dengan siapa saja. Bahkan mendapat Yellow Jersey yang baru saja diraih anggota tim itu dari TDS 2017.

    “Ini Nikmatul Hikmah, adik Abang kini di Bandung. Dapat kerja di perusahaan Jepang,” ujarnya pada Singgalang, Selasa (1/8).

    Dara yang menghadiri wisuda dengan sepeda balapnya itu pun bercerita hal ikhwal dia bisa bergabung dengan PT Sasahara itu.

    Sebelum wisuda, dia diberitahu dosennya ada lowongan dari Sasahara. Sang dosen mem-forward email dari perusahaan itu kepada dara yang akrab dipanggil Hikmah itu.

    Berbekal curriculum vitae dan sertifikat yang dimiliki termasuk keterangan tentang kemampuan bahasa Jepangnya yang sudah level N2, Hikmah bisa ikut test. Ijazah menyusul karena saat itu dia belum memiliki ijazah. Wisuda saja belum.

    Hikmah lulus test via email yang dilakukan HRD PT Sasahara. Kemudian Hikmah disuruh datang ke Bandung untuk interview.

    “Interview pada 21 Maret lalu. Alhamdulillah, biaya Hikmah.ditanggung perusahaan itu,” dengan nada gembira sekali.

    Diakui Hikmah, dia sempat pesimis. Setelah interview dan masa tunggu hingga akhir Maret sebagaimana yamg dijanjikan mereka berlalu sudah. Kabar diterima atau tidak tak kunjung tiba. “Hikmah bener-bener pesimis. Pasti nggak keterima,” ujarnya.

    Hikmah sampai pada kesimpulan itu lantaran orang yang menginterview adalah pimpinan perusahaan yang di Jepang. Hikmah tahu belakangan tentang hal ini.

    Dia mengungkapkan pantas saja seluruh interview berlangsung dengan bahasa Jepang dan logatnya sangat kental. Interview pun seperti sedang ikut audisi.

    Akhirnya, kepastian itu datang juga setelah Hikmah diwisuda. Kini dia menjadi interpreter alias penerjemah antara staf Jepang dan tenaga kerja lokal. Semua email dan dokumen dari induk perusahaan di Jepang, tugas Hikmah menyampaikannya ke tenaga lokal sesuai instruksi yang diberikan.

    Pada perusahaan manufaktur spesialis die dan stamping tools peralatan otomotif tersebut, Hikmah ditempatkan di bagian quality control. Selain sebagain penerjemah, Hikmah juga ditugasi mengontrol hasil produksi. Hikmah jadi sering mengkalibrasi hingga menginput data hasil produksi ke checksheet.

    “Alhamdulillah, saya cepat betah. Semua baik dan ramah. Kami harus bekerja dengan etos kerja Jepang. Si perusahaan istilahnya ‘le’ alias kekeluargaan. Jadi kami semuanya.harus seperti keluarga,” ungkap Hikmah.

    Dampak karena sudah seperti keluarga, tak ada perbedaan antara atasan dan karyawan. Presiden Direktur yang orang Jepang saja sama seragamnya dengan pekerja lokal.

    Hikmah menginformasikan, Sasahara cabang satu-satunya di Indonesia. Banyak kemudahan bagi pekerja dari SMK yang bisa berbahasa Jepang. Karyawan  berprestasi dan berdedikasi bagi Sasahara, punya kesempatan luas untuk mengikuti training di Jepang.

    “Di Indonesia banyak perusahaan Jepang. Jadi kemampuan bahasa Jepang termasuk bagi tamatan SMK merupakan nilai plus untuk diterima,” tegas Hikmah.

    Dia pun penyebutkan komunitas yang diperoleh karena hobi itu sangat membantu dia saat memenuhi panggilan kerja. Ada saja yang memudahkan dia. Komunitas sepeda Padang Mountain Bike (Padang MtBike) mengongkosi kepergiaannya bekerja di Sasahara. Komunitas itu pula yang mengirimkan sepeda penuh kenangannya ke Bandung.

    “Alhamdulillah, banyak kemudahan yang Hikmah rasakan. Moga Hikmah pun bisa membahagiakan sesama. Terima kasih ayah dan ibu, guru, sahabat, dosen. Khususnya Si Mami, Diana Kartika yang kini jadi wakil rektor III. Mami selalu memotivasi. Tak lupa Padang MtBike,” pungkasnya.
    (zul)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728