PMTAS Efektif Tingkatkan Indeks Gizi Anak Sekolah
Padang - Program Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) tahun 2016 dilaksanakan di 13 sekolah dasar di enam kecamatan. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Padang menggandeng masyarakat sekitar sekolah dan puskesmas di daerah demi kesuksesan program ini."PMTAS ini merupakan salah satu program pemko untuk mengentaskan kemiskinan. Lewat program ini diupayakan peningkatan ketahanan fisik anak keluarga kurang mampu dengan memperhatikan keadaan gizi mereka di sekolah mereka. Makanan tambahan ini dikelola masyarakat di sekitar sekolah," ujar Kepala BPMPKB Padang, Muji Susilawati, Selasa (27/12).
Ke-13 sekolah yang mendapat PMTAS umumnya anak-anak didiknya berasal dari keluarga prasejahtera. Mereka berhak mendapatkan makanan tambahan di sekolah selama 103 hari di tahun 2016 ini. Makanan itu distandarisasikan harus mengandung 300 kalori dan 5 gram protein. Hal ini dkmaksudkan untuk peningkatan status gizi anak pada sekolah itu.
Muji mengharapkan masyarakat bisa berperan aktif dalam menyukseskan PMTAS agar murid SD khususnya yang dapat program. Sebab, murid pada sekolah yang telah mendapatkan program ini berat badan meningkat, tinggi badan bertambah, dan berkurang persentase penderita anemia. Anak-anak semangat belajar dan kecerdasannya meningkat. Hal ini berarti menyukseskan pula program pemko di bidang pendidikan.
Selain itu, PMTAS melibatkan kader PKK di daerah itu untuk menangani pengadaan makanan ini. Dan dari bantuan para kader menyiapkan makanan itu, mereka mendapatkan tali kasih Rp300 per anak. Uang tersebut menjadi tambahan income bagi mereka.
Para kader yang membantu penyiapan makanan juga bertambah pengetahuan mereka mengolah makanan bersih sehat dan bergizi, sebab menu disusun bersama kader kesehatan dari puskesmas setempat. Pengetahuan ini bisa dimanfaatkan untuk keluarganya dan diberikan pula ke masyarakat sekitar. Bahkan orang tua dan kantin sekolah termotivasi untuk menyediakan makanan serupa, lantaran makanan diolah dari bahan yang ada di lingkungan sekitar sekolah dan tentu orang tua mendengar cerita anaknya tentang makanan mereka hari itu.
Dari penelusuran di lapangan, umumnya anak-anak yang orang tuanya kurang mampu mengalami peningkatan minat belajar yang cukup signifikan. Mereka yang tadinya kurang semangat, terlihat letih dan lesu saat belajar di sekolah, tampak lebih ceria. Minimal pada hari yang ditentukan ada makanan tambahan di sekolah, biasanya seluruh anak hadir. Mereka pun lebih ceria dari biasanya.
Ketua Tim Penggerak PKK, Harnelli Mahyeldi pun telah menyaksikan sendiri betapa program ini membahagiakan anak sekolah dan senantiasa mengingatkan kadernya yang ikut menyiapkan makanan tambahan ini seperti memasak kepada keluarga sendiri. Harnelli yang peduli dengan tumbuh kembang anak dan ingin anak Kota Padang berkualitas sangat peduli dengan kegiatan ini.
PKK Kota Padang pun memberikan dukungan penuh guna keberhasilan PMTAS. PKK Kelurahan dan Kecamatan ikut melatih para orang tua murid atau masyarakat sekitar sekolah yang bertugas menyiapkan makanan tambahan.
TP PKK Kota Padang juga ikut melakukan evaluasi terhadap menu makanan yang diberikan kepada murid. Murid ditanya pendapatnya terhadap apa yang mereka makan dan dipersilakan meminta menu makanan bahkan petugas yang memasak diganti.
Ditambahkan Kabid PM BPMPKB, Ermiati, PMTAS yang dilaksanakan sejak 1997 ini dinilai mampu meningkatkan swadaya masyarakat. Warga sekitar sekolah umumnya ikut memberikan bantuan bahan baku seperti pisang, kelapa, ubi kayu, ubi jalar, gula, kacang hijau dan lainnya. Bahkan ada yang memberi bantuan uang dan menjadi petugas masak cuma-cuma.
BPMPKB pun terus memantau keseriusan sekolah dan masyarakat sekitar terhadap program ini, beserta efektivitasnya. Hasil penilaian dari sejumlah pihak menyebutkan program ini efektif untuk meningkatkan indeks gizi murid di sekolah penerima program. Efektif memberikan pengetahuan sekaligus income tambahan bagi para kader. Maka program ini pantas dilanjutkan, bahkan kalau perlu ditingkatkan jumlah sekolah, jumlah hari dan dana per murid.
Peralatan masak dan saji PMTAS hendaknya diperbarui. Banyak dari peralatan yang dibagikan beberapa tahun lalu kurang layak untuk digunakan. (zul)