BPMPKB Motivasi Calon Pengurus Forum Anak Kota Padang
Padang - Forum Anak Kota Padang hampir berakhir kepengurusannya. Dari tahun ke tahun aktivitas dan prestasinya terus meningkat. Bahkan forum ini telah dikenal di tingkat nasional dan salah satu elemen penilaian Kota Layak Anak bagi kota ini. Padang tentu ingin forum anak ini makin bagus di tangan kepengurusan yang baru.
"Kita ingin menyiapkan sekaligus memotivasi siswa-siswi sekolah menengah di kota ini agar mau aktif di Forum Anak. Mereka yang bakal menyuarakan hak-hak anak dalam pembangunan kota," ujar Kepala BPMPKB Padang, Muji Susilawati, Rabu (28/12).
Muji yang didampingi Sekretaris Mardanis dan Kabid Pemberdayaan Perempuan dab Perlindungan Anak Dewi Ria, mengatakan sangat besar harapan mereka agar para siswa mampu menjadi perpanjangan tangan untuk memperjuangkan hak anak, menyuarakan perlindungan dan meminta pengembangan kreativitas sesuau minat dan bakatnya.
Selama kepengurusan lama, mereka telah mengkampanyekan Padang bebas reklame rokok, mereka mengorganisir acara untuk adik-adiknya baik yang normal maupun berkebutuhan khusus, ikut menyuarakan generasi berencana, sosialisasi ke sekolah-sekolah, memanfaatkan majelis taklim untuk menyebarkan hak anak kepada rekannya yang lain. Dengan cara ini, diharap orang terdekat dari anak mulai memperhatikan hal ini.
Lewat organisasi, kita latih mereka untuk bisa berkomunikasi, berkarakter positif dan tumbuhkan kemauan dan kemampuan managerialnya. Kita beri mereka kegiatan positif agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan tindak kekerasan. ""Makanya kita ubah mindser mereka, kita bangkitkan kesadaran diri dan tumbuhkan potensi sesuai minat dan bakatnya. Kita undang Pak Firlan yang telah biasa membantu kami dalam memotivasi generasi muda ini," ujar alumni Fakultas Hukum Unand tersebut.
Kepada siswa tersebut, motivator 'Fighting Spirit' Firlan Mustafa menekankan pentingnya komunikasi dalam berorganisasi. Jika mereka dapat seni berorganisasi, maka mudah dalamenangani pekerjaan dalam perkembangan karirnya dibanding mereja yang punya indeks prestasi tinggi tapi tak punya kemanpuan organisasi.
"Agar adik-adik ingin sukses dalam berorganisasi, lakukan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas. Kerja ikhlas ini kunci bisa terus melakukan hal-hal kebaikan tanpa terpengaruh apapun resppn dari lingkungan sekitar," tegasnya.
Dia pun mengajak mereka untuk jadi orang-orang beruntung. Mereka yang beruntung bukanlah orang yang tak mendapat kerugian, bukan pula mendapatkan apa yang diinginkan. Melainkan orang yang siap menangkap peluang.
Firlan mewanti-wanti siswa yang mau terlibat di dalam forum anak jangan terhalang oleh latar belakang diri dan keluarganya. Sebab apapun kita, bagaimana pun keadaan ekonomi orang tua, teruslah berkarya, lakukan yang terbaik dalam berorganisasi.
Allah mengaruniakan kemampuan pada seluruh manusia untuk bersikap fokus, mau berubah, tetap gembira meski sedang kesal dan pantang menyerah. Namun kadang seiring waktu kemampuan ini berkurang. Individu masing-masing yang harus meningkatkannya.
Munculkan respon positif terhadap kejadian atau peristiwa dalam kehidupan. Dengan demikian akan mampu berfikiran positif. Ini akan memunculkan tindakan positif yang bula berlangsung terus jadi kebiasaan dan akhirnya membangun karakter positif dalam diri. "Bila selalu positif, hidayah ajan muncul dan rahasia ilmu akan terbentang. Lakukan hal ini agar Indonesia punya generasi emas, " pungkasnya Badan Pengurus Harian STMIK Indonesia ini. (404)