Nanggalo Bertabur Prestasi di Hari Ibu
Padang - Apresiasi Pemko Padang terhadap para kader di kelurahan dan kecamatan diberikan pada hari ibu. Dari lima mata lomba yang diserahkan hadiahnya pada kesempatan itu, Kecamatan Nanggalo mendapatkan dua juara pertama. Nanggalo terpilih sebagai kecamatan sayang ibu dan juara Kegiatan Kesatuan Gerak PkK KB Kes yang keduanya diraih oleh Kelurahan Gurun Laweh.
"Kita bahagia dengan prestasi ini dan apresiasi pemko terhadap apa yang telah dilakukan para kader. Semua tak lepas dari dukungan semua pihak di Kecamatan Nanggalo," ujar Ketua Tim Penggerak PKK Nanggalo, Evi Rozana Teddy, Kamis (22/12).
Menurut Evi, prestasi yang telah dicapai diharapkan makin memotivasi kader untuk berbuat yang terbaik. Apa yang telah dilakukan saat ini hendaknya dapat ditingkatkan di masa yang akan datang. Perhatian terhadap perempuan dan anak harus mencerminkan keberhasilan sebagai kecamatan yang menggalakkan gerakan sayang ibu (GSI).
"Semua kader diharapkan satu visi dan aksi nyata dalam menyukseskan perjuangan Gurun Laweh Nanggalo di tingkat provinsi," ujar isteri Camat Teddy Antonius.
Apalagi kader berprestasi ikut gebyar kader PKK di Batusangkar merasakan kegembiraan dan kedekatan dengan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Padang, Ny Harneli Mahyeldi.
Diungkapkan Evi, tahun ini Nanggalo juga menang UP2K tingkat provinsi, menang qasidah rebana tingkat Kota Padang, juara B2SA tingkat kota.
Kader posyandu juara 1 Kota Padang akan mengikuti penilaian tingkat provinsi. Kader paud tak mau juara 1 kota Padang dan kader dasawisma juara 3 Kota Padang.
Ketua Tim Penggerak PKK Gurun Laweh, dr Hudila Rifa Karmia SpOG, menyebutkan sungguh tak menyangka penghargaan ini bisa diraih Gurun Laweh.
"Kami hanya ingin yang terbaik bagi warga terutama perempuan dan anak. Para kader pun punya empati dan kepedulian tinggi khususnya pada ibu hamil dan menyusui," ujar dokter yang akrab dipanggil Dila ini.
Dia menyatakan perhatian dari isteri Camat dan isteri Walikota Padang sangat besar. Pembinaan yang mereka lakukan terpadu. Terlihat saat penilaian KKG PKK KB Kes 14 Desember lalu dan hal ini semoga tetap terjaga pada penilaian GSI.
Dikatakannya ada 23 inovasi yang mereka lakukan bersama kader. Paling banyak di bidang kesehatan, tapi tetap bersinergi erat dengan bidang lain. Untuk calon keluarga muda, kader PKK, KUA dan aparat kelurahan terlibat aktif. Dila dan kader juga bisa menentukan ibu hamil beresiko tinggi atau tidak. "Ini kami lakukan agar ibu hamil dan calon anaknya sehat. Meminimalisir kematian ibu melahirkan dan upaya lain agar generasi berkualitas," pungkasnya.
Isteri lurah termuda di Kota Padang, Pagara Anas, berharap dukungan warga Gurun Laweh, Nangalo dan Padang agar bisa mewakili Sumbar di tingkat nasional. (zul)