Khatina Dana, Ajang Membahagiakan Seluruh Umat Buddha
"Para Bikkhu berjalan menerima dharma umat Buddha
(pindapatha) untuk memberi kesempatan kepada umat agar bisamemberikan
bantuan dana di hari Khatina Dana 2560 BE. Ini jalan bagi semua umat
untuk melepas apa yang dicintainya kepada Sangha," ujar Suhu Nyanapada
Stavira usai upacara pemberian makanan pada Bikkhu di Vihara Samatha
Giri Padang, Minggu (5/11).
Suhu Nyana menegaskan, kebahagiaan hanya akan didapatkan
dengan melepaskan sedikit dari apa yang kita dapat dan kita cintai.
Dengan cara ini seseorang perlahan akan merasakan nibbana, dimana dia
tak merasa bangga jika mendapatkan rezeki dan tidak merasa kehilangan
saat sesuatu tak lagi ada di genggamannya.
"Pelepasan diri dari segala sesuatu yang bersifat keduniaan
akan membantu kita mendapatkan kebahagiaan. Bisa dilihat keceriaan umat
setelah mereka memberikan dharma kepada Sangha. Kaya atau miskin bisa
berdana sesuai kemampuan mereka," ujar Kepala Vihara Mitra Buddhist
Medan ini.
Nyanapada juga mengapresiasi umat yang tergabung di Vihara
Samatha Giri. Mereka menunjukkan perkembangan yang bagus, baik dari
segi keimanan maupun kepedulian terhadap sesama, termasuk Sangha.
Nyana yang fokus dalam hal pelatihan terhadap umat,
mengungkapkan pemberian dharma kepada Sangha akan berdampak juga pada
kedua belah pihak. Bikkhu akan lebih konsentrasi memikirkan, mendoakan
dan memberikan bimbingan pada umat dan di sisi lain, umat akan bahagia
karena dia terus berusaha berbuat baik sehingga kehidupannya semakin
baik dan mendapat berkah dari penyunyian yang dilakukan Bikkhu sebelum
Khatina Dana. Di Padang hadir enam Bikkhu yaitu YM. Bhante Nyanakaruno
Mahatera, YM. Suhu Nyanapada Stavira, YM. Bhante Tiradhamo Tera, YM.
Bhante Dithisampano Tera, YM. Bhante Chandakusalo dan YM. Bhante
Viriyaphalo.
Lugi Nartono, salah satu umat Buddha mengajak kedua anak
balitanya di hari Khatina Dana 2560 BE itu untuk memuliakan pemuka agama
mereka. Lugi membimbing anaknya untuk memasukkan derma berupa bahan
makanan, dana yang mereka bawa ke Pata para Bikkhu.
Dikatakan Lugi, anak harus dikenalkan dengan hal-hal
baik. Kepada mereka harus dibiasakan untuk berbuat kebajikan kepada
Sangha. Sangha tempat Bikkhu belajar, bermeditasi mengamalkan dan
membabarkan dharma kepada umat.
Disebutkan Lugi, pemberian kepada Sangha berdampak pada
pembentukan kepribadian. Kita terhindar dari sifat tamak/loba, kita pun
memuliakan para pembabar dharma.
Dengan memberikan bantuan dana atau bantuan lainnya, pada
Bikkhu Sangha berarti kita membantu Bikkhu untuk fokus dalam mengabarkan
ajaran Buddha kepada umatnya. Bikkhu mampu membimbing umat lebih baik.
(zul)
