Katua.org Persatukan Alumni Teknik dan Segenap Potensinya
![]() |
| Ketua Umum DPP KATUA, Yenon Orsa me-launching katua.org sebagai acara pamungkas Katua Inspiring 2016 beberapa waktu lalu. (zulfadli) |
Padang - Keluarga Alumni Teknik Universitas Andalas (KATUA) manfaatkan kemajuan teknologi untuk menghimpun alumninya. Lewat program aplikasi berbasis messenger dan mobile web, KATUA bisa mendapatkan database alumni, profil karir/usahanya, hingga potensi ekonomi yang bisa dibangun bersama.
"Kita berhasil mengembangkan program berbasis web messenger dan mobile web. Banyak hal yang kita peroleh dari program yang interaktif ini. Silaturahmi dalam bentuk pertemuan rutin atau media sosial lain bertambah bagus bersama Katua.org," ujar Ketua Umum DPP KATUA, Yenon Orsa, Rabu (5/10).
Yenon mengungkapkan program yang dia buat bersama timnya diyakini mampu makin memperkuat silaturrahmi antar eksponen. Ada fasilitas KATUA messenger yang bisa memuat pertemanan tak terbatas.
Semua bisa berinteraksi lebih intens. Lulusan FT Universitas Andalas yang 6.968 orang dapat menikmatinya. Lulusan nantinya terbagi dalam
S1 Mesin 1.774 orang, S1 Sipil 2.393 alumni, S1 Industri 1.020 orang, S1 Lingkungan 524, S1Elektro 1.128 orang. Begitu juga
S2 Mesin 20 orang, S2 Sipil 74 orang, S2 Elektro 27 dan S2 Industri 8 orang. Profil dan karirnya dilihat semua anggota.
Aplikasi memungkinkan tiap anggota bisa saling mengenal lebih dekat. Ada fasilitas profil alumni yang cukup detail. Mereka pun bisa saling terhubung melalui bisnis yang dilakoni.
"Katua.org bisa menjadi penghubung antar pelaku bisnis dari para eksponen. Jejaring bisnis yang terjadi memungkinkan seorang alumni memperkuat bisnis alumni yang lain. Tumbuh bersama dan sejahtera bersama," ujar Yenon.
Tak kalah pentingnya adalah, profil lengkap yang dinput oleh alumni, bermanfaat besar bagi almamater. Almamater bisa melakukan tracer study terukur lewat aplikasi yang dikembangkan pendiri situs lowongan kerja jobindo.com. Karya ini bisa jadi bukti fisik bantuan alumni untuk fakultas dalam mempertahankan akreditasi A dan kini pun tengah dipercayakan Universitas Andalas mendapatkan akreditasi internasional (ABET).
Terkait kerahasiaan data, pendiri jobindo.commemberikan garansi. Ada keamanan berganda. Salah satunya memberikan pilihan data nomor Hp dan alamat rumah akan ditampilkan atau tidak. Bahkan penambahan anggota hanya bisa dilakukan oleh teman yang terdaftar atau oleh administrator.
"Kerahasiaan alumni terjaga karena kami, pengelola jobindo.com sebagai situs lowongan kerja sudah terbiasa dan bertanggung jawab mengelola data ratusan ribu orang," tegasnya.
Menjawab pertanyaan seberapa efektif aplikasi yang dia bangun Yenon belum bisa menjawabnya karena baru dipakai tiga hari. Tapi selama empat bulan perusahaan Jobindo meng- gunakan aplikasi sejenis terbukti sangat efektif untuk saling berkoordinasi dan berbagi informasi sesama karyawan.
Jadi total waktu yang telah digunakan untuk menghadirkan aplikasi adalah 8 bulan. Tiga karyawan jobindo pun ikut dalam pengembangan hingga customisasi aplikasi untuk Katua. "Alhamdulillah baru tiga hari ini sudah lebih 500-an yang memanfaatkan katua.org. Sangat menggembirakan," ujarnya sambil tersenyum.
Nantinya aplikasi katua ini tidak tertutup kemungkinannya dipakai oleh seluruh Civitas Akademika Universitas Andalas, asalkan ada keinginan dari pimpinan Universitas Andalas menggunakannya. Karena aplikasi ini sangat bermanfaat sekali bagi suatu lembaga yang ingin ada interaksi dari seluruh stakeholdernya. (404)
