Header Ads

  • Breaking News

    Engineer Harus Mengupayakan Keuntungan Optimal Bagi Negaranya

    Padang - Sukses dengan peluncuran buku Katua Inspiring 2015 pada 14 Mei 2015 lalu, Keluarga alumni teknik universitas Andalas (Katua) melakukan bedah buku tersebut, Minggu (2/10).

    Buku berisi pemikiran bernas sejumlah eksponen Katua dari berbagai latar keilmuan dan profesi berbeda dibedah tuntas dalam pertemuan bertajuk Katua Inspiring 2016. Banyak yang terpana akan esensi buku tersebut. 

    Menanggapi pertanyaan para eksponen, Ketua Dewan Pakar KATUA Surya Tri Harto, menjelaskan bahwa terdapat benang merah dalam berbagai tulisan dalam buku KATUA INSPIRING 2015 yang pada dasarnya menyangkut keberpihakan kebijakan publik terhadap kemanfaatan untuk masyarakat banyak yang dilandasi analisis logis dan pendekatan engineering. Ada yang menyampaikan 'kritikan' sopan berdasarkan pengalaman dan keterlibatan dalam proses penyusunan dan implementasi kebijakan,   sampai tulisan memunculkan wacana melalui provokasi positif hingga mempengaruhi pola kerja di lingkungan kerjanya," ujar eksponen Teknik Sipil Angkatan 1985 Fakultas Teknik Universitas Andalas itu.

    Dalam tulisannya yang berjudul 'Arah Kebijakan Cadangan Nasional dan Infrastruktur BBM Indonesia', praktisi perminyakan itu menjelaskan bahwa upaya peningkatan cadangan nasional bahan bakar minyak yang meliputi cadangan operasional dan cadangan strategis pasti menimbulkan konsekuensi modal kerja tambahan dan investasi infrastruktur. Pilihan sumber modal kerja dan investasi sebetulnya hanya satu dari matriks opsi yang dikembangkan Surya, yaitu opsi cadangan operasional yang menjadi tanggung jawab korporasi dan cadangan strategis jadi tanggung jawab pemerintah. Namun karena berbagai pertimbangan, keputusan tentang arah kebijakan cadangan nasional terus tertunda.  Dalam konteks demikian, seorang engineer hendaknya berjuang untuk mengubah  situasi ini sebab para engineer hanya dilatih mengambil keputusan optimal yang paling memberi manfaat bagi masyarakat banyak.

    Dalam implementasinya pada negara, sebuah keputusan tentang kebijakan publik seyogianya ditujukan untuk memberikan kemanfaatan optimal bagi masyarakat banyak. Dalam prakteknya seringkali keputusan diambil berdasarkan kepentingan kelompok.

    "Dengan kerangka berpikir enginering, suatu permasalahan yang terlihat kompleks bisa  dianalisis dengan pendekatan yang tepat sehingga menjadi sederhana karena engineer terbiasa berpikir logic," tegas putra asal Koto Laweh Kecamatan X Koto Kab Tanah Datar yang kelahiran Solok itu.

    Engineer harus memiliki rasa tanggung jawab terhadap teknologi mereka ciptakan Adri Yanti Rivai. Sebelum diaplikasikan, engineer perlu mempertimbangkan sejauh mana produk atau jasa yang dihasilkan memberikan dampak pada kondisi sosial, ekonomi dan lingkungan di mana teknologi tersebut dimanfaatkan dalam kehidupan masyarakat.

    Menurut anggota BundoKATUA ini, diperlukan pandangan menyeluruh untuk menetapkan skala prioritas pembangunan. Engineer harus punya tanggung jawab menerapkan teknologi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Perlu kita hadirkan social engineering, yaitu engineering (rekayasa teknologi) yang memiliki tanggung jawab (berjiwa sosial) pada teknologi yang dihasilkan,  Sehingga dampak-dampak negatif dari kehadiran teknologi bisa diminimalisir.

    Engineer pun bisa menghasilkan sistem yang mampu mengontrol pengambilan keputusan. Policy Control Engine (PCE) yang dihasilkan Zukra Budi Utama berhasil menunjukkan anak teknik pun mumpuni dalam berkontribusi merubah manajemen perusahaan.

    Lewat PCE, dirut bisa melihat sektor yang mendatangkan kerugian bagi perusahaan. Berkat PCE, karyawan yang berkontribusi bagi perusahaan bakal lebih bersinar karirnya. Nama baik dan prestasi bawahan tak bisa seenaknya dicaplok pimpinan bagiannya sebagai karyanya sebagaimana yang terjadi selama ini.
    "PCE membantu perusahaan mempertahankan karyawan mumpuni yang selama ini teraniaya oleh pimpinan yang pintar melabeli suatu keberhasilan dengan namanya. Akibatnya karyawan terbaik lari ke perusahaan lain yang lebih mampu memanusiakan mereka," ungkapnya.

    PCE dengan tool Logic Simulation System (LSS) selain mampu membangun mekanisme kendali kebijakan, juga menjadi stimulus otak kanan yang mampu membangun kreatifitas karyawan dalam berinovasi, dengan menerapkan teknik-teknik kerekayasaan. (zul)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728