Header Ads

  • Breaking News

    Polkadot Jersey TdS Jatuh ke Pelukan Gadis Payakumbuh

    Nikmatul Hikmah (tengah) dan rekannya sesama pendukung tim, foto bersama dengan pebalap dan offisial Pishgaman Cycling Team. (ist)

     Padang -  Ada hal unik yang terluput di etape 8 Tour de Singkarak. Pishgaman Cycling Team dari Iran foto di panggung penyerahan hadiah buat sang juara sambil mengusung sebuah poster. “Pishgaman Cycling Tim, Best of the best, wonderful” begitu bunyi tulisan di poster tersebut.

     Nikmatul Hikmah, si empunya poster melonjak-lonjak kegirangan di bawah panggung. “Senang sekali dukungan yang saya berikan begitu dihargai Amir Kolahdoz dan kawan-kawan. Meski poster saja yang naik panggung, tetap Alhamdulillah,” ujar dara yang akrab disapa Hikmah itu, Senin (15/8).
     Hikmah mengungkapkan sebenarnya dia diajak tim Iran untuk naik ke panggung, namun dilarang panitia. Alangkah terkejutnya, Amir dan kawan-kawan memberi kejutan dengan foto bersama poster buatan Hikmah sambil melqmbaikan tamgan ke arahnya.

     Tak hanya itu, Amir pun meminta Hikmah berada di bawah panggung yang terdekat dengannya setiap kali menerima jersey yang diborongnya pada etape terakhir TdS. Amir tak lupa melambaikan tangan ke gadis itu di tengah kegembiraannya.

     Ternyata Amir sukses memborong tiga jersey di etape 8 Tour de Singkarak 2016 ada penyemangat tim mereka. Dara cantik pula.

     Di tiap etape, gadis asal Payakumbuh ini mengunggah foto dukungan terhadap tim asal Iran itu. Dia follow akun instagram tim tersebut dan mereka melakukan followback.

     Tim Pishgaman senang bukan kepalang. Foto-foto mereka di share kemana-mana dan banyak komentar tentang aksi mereka di arena balap yang memperkenalkan pariwisata Sumbar ke penjuru dunia.
     “Mereka share foto-foto Hikmah. Bahkan foto Hikmah nangkring di instagram tim itu. Duh senangnya,” ujar Nikmatul Hikmah.

     Baru di etape 5, 6 dan 8 Hikmah turun ke lapangan. Memberikan dukungan penuh pada tim Pish gaman. Poster dia siapkan. Pishgaman Cycling Team “Fighting” begitu bunyi salah satu posternya.

    Di Sitinjau Laut, saat mendaki, Amir Kohladouz, Reza Hossaini, Rahim Emami mengacungkan jem pol pada Hikmah. “Senang rasanya jika tim yang kita dukung memberikan respon positif. Dari jauh mereka sudah memberikan jem pol dan meninggalkan senyuman saat melewati Hikmah.  Hmmmm..,” ujarnya.

    Di etape 8, Hikmah pun tampil dengan posternya. Kali ini dia sebut Pishgaman Best of the best, wonderful. Dia pun meneriakkan nama Reza yang saat itu berada di depan. Reza pun menoleh dan memberikan jempolnya.

     Pada etape ini, Nikmah bertemu dengan gadis lainnya yang juga dukung Pishgaman. Monika namanya. Dia asal Bogor dan datang ke Padang hanya untuk dukung tim Iran.

     Jadilah Hikmah mendapat kesempatan emas foto bareng dengan tim pujaannya. Yang paling mendebarkan saat Amir minta Hikmah foto selfie dengannya. Monika pun dapat durian runtuh. Berselfie dengan tim juara yanh didukungnya dari awal.

    Diusir Pol PP
    Setelah race usai, tim rehat di baraknya masing-masing. Hikmah yang ingin ketemu dengan sang juara dihalangi panitia dan Satpol PP. Hikmah pun me milih bertingkah norak saat Rahim Emami melihat ke arah mereka, asalkan dapat bertemu langsung dengan sang juara.

     Cukup lama dia seperti itu dan meneriakkan nama Rahim berulang kali. Akhirnya Rahim datang dan menarik tangan Hikmah ke tenda mereka sambil berkata pada petugas, “Tidak apa-apa.”

     Di tenda gadismyang hobi bersepeda ini disambut rekan Rahim lainnya yang seolah sudah kenal lama. Makanan dan minuman mereka pun dibagi dengannya.

     Sikap mereka membuat Hikmah terharu. Apalagi saat petugas ‘mengusir’ gadis itu dari tenda tim Iran, offisial dan manajer tim mencarikan kursi dan menyuruh Hikmah tak jauh dari tenda mereka. “Tak sia-sia norak sedikit. Ternyata manejer tim yang saya kenal pada lomba balap sepeda di Jepang dulu masih ingat. Duh bahagianya,” bathin Hikmah.

    Mendapat Jersey
    TdS 2016 bakal jadi kenangan yang bakal diingat Hikmah sepanjang hidupnya. Bertemu sang juara, foto dan berbagi makanan dengannya. Posternya dibawa ke panggung.

     Jelang perpisahan, Amir menghadiahkan Pol kadot Jersey kepada Hikmah. “Mendapat polka dot jersey dari sang juara itu sesuatu banget,” ujar mahasiswi Sastra Jepang Universitas Bung Hatta itu.

     “My dear sister, take care always, see you next year,” ujar Amir lewat akun instagramnya.

     Akhirnya perihal lepas nya jersey raja tanjakan ke pangkuan gadis Payakumbuh ini tersiar ke seluruh dunia.
    Banyak yang mengucapkan selamat. Ada juga yang meminjamnya buat selfie. (zul)


    (Diterbitkan di Harian Singgalang Edisi Selasa 16 Agustus 2016 pada halaman A-2)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728