Anak Adabiah Berharap Bawa Baki Bendera Pusaka
Semua berharap Janatun yang akrab disapa Nana itu jadi pembawa baki Bendera Pusaka. Dia akan mendapat kehormatan menerima Bendera Pusaka dari tangan Presiden Joko Widodo. Atau pembawa baki yang menye rahkan.
“Kami semua berharap agar siswi kami yang terpilih sebagai pembawa baki duplikat Bendera Pusaka, apakah saat mengibarkan bendera atau saat penurunan bendera sore harinya,” ujar Ketua Yayasan Syarikat Oesaha Adabiah, Ali Asmar, Senin (15/6).
Dikatakan Ali Asmar, di kantor yayasan ada spanduk besar sebagai wujud kebanggaan Adabiah terhadap Nana. Betapa tidak, dia peserta didik Adabiah keempat yang mampu mencatatkan diri sebagai pasukan pengibar bendera di Istana Negara sejak 1978 , Yasmin Firmansyah, Adzanil Prima Septi (1983) Cindy Dasrul Djabar (1999).
Satu hal lagi, Nana menorehkan prestasi itu setelah Adabiah berumur satu abad, tepatnya 101 tahun. Jadi dengan adanya spanduk itu bisa memacu semangat yang lain berprestasi menurut bidang keahlian masing-masing.
Spanduk juga dimaksudkan untuk mengingatkan keluarga Adabiah untuk mendoakan Nana terpilih sebagai pasukan utama. Jika mungkin, sebagai pembawa baki duplikat bendera pusaka.
Tak hanya itu, Ali Asmar beberapa waktu lalu juga menunaikan janji yayasan untuk membiayai orang tua
Nana ke Jakarta. Janji itu dimaksudkan untuk menye mangati Nana ketika akan mengikuti seleksi nasional di Jakarta, Juli lalu. Dia mengajak warga Adabiah untuk menyaksikannya.
Kepala SMA Adabiah Nofri Elida menyatakan harapan yang sama. Dia ingin melihat Nana yang membawa baki dan menerima bendera dari presiden. “Kita berharap. Terpilih atau tidak Nana sudah jadi bagian Paskibraka Nasional yang membanggakan kami semua, dimana pun posisinya,” ujarnya. (zul)
(Diteribitkan di Harian Singgalang Edisi Selasa 16 Agustus 2016 pada halaman A-5)