UBH Optimis KKI Makin Bangkitkan Semangat Berkoperasi
Padang - Kabar diterimanya 12 penghargaan bagi 20 kepala daerah, pegiat koperasi,
anggota gerakan koperasi dan wartawan di Sumbar jadi cinderamata bagi
daerah kelahiran Bapak Koperasi di puncak peringatan Hari Koperasi
Nasional tahun ini. Penghargaan bagi mereka, ibarat berkah bagi koperasi
di ranah bjndo ini.
Ke-12 award itu secara tak lanngsung membawa nama Bung
Hatta dan turut mengharumkan nama Universitas Bung Hatta yang
menisbatkan nama proklamator RI itu sebagai nama kampusnya.
"Kita bahagia mendengar kepala daerah dan tokoh di Sumbar
ini menerima penghargaan koperasi. Berarti kiprah mereka diakui dalam
memperjuangkan ekonomi kerakyatan yang jadi penopang ekonomi Indonesia
saat krisis dulu. Diharap makin banyak yang peduli dengan gerakan
koperasi hingga beban berat karena menyandang nama Bung Hatta sedikit
berkurang," ujar Rektor Universitas bung Hatta, Prof Dr Niki Lukviarman,
Kamis (21/7l).
Diungkapkan rektor, nama Bung Hatta yang melekat pada
kampusnya membuat perguruan tinggi swasta itu berkewajiban ikut
memperjuangkan cita-cita Bung Hatta. Kalau perlu berada di garda
terdepan dalam sinergi antara Pemprov Sumbar, Pemko Padang, kalangan
kampus, dunia usaha dan gerakan koperasi.
Makanya universitas pun sangat berpartisipasi aktif
menyokong kegiatan international conference on cooperative bussiness and
social sciences. Konferensi Koperasi Internasional ini dialksanakan
bersama Pemprov Sumbar dan Pemko Padang di Inna Muara Hotel, 25 Juli
2016.
Konferensi bertema "Co-operative Bussiness: Mapping
Prosperity in the Economic Challenge" ini merupakan kebanggaan
universitas Bung Hatta. Niki berterima kasih dan mendukung penuh saat
Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Zirma Yusri menawarkan
peluang ini dulunya. Apalagi Prof SriEdi Swasono sangat meng-endorse
universitas ini.
Niki pun optimis konferensi menghasilkan terobosan baru
dalam menyokong ekonomi kerakyatan yang dituntut UUD 1945 ini. Menurut
dia ada 35 paper dari Indonesia, Malaysia, Philipina, India, Thailand
dan Palestina yang akan memperkaya khasanah perkoperasian kita. Paper
terbaik akan dibukukan dan dipublikasikan di Journal Advanced Research
in Bussiness and Manajemen dan Journal Advanced Research Behavioral
Sciences.
Selain itu Niki bermimpi sikap dan pemikiran Bung Hatta
dijiwai setiap mahasiswanya. Dengan demikian sikap santun, jujur,
sederhana, disiplin dan kokoh pada pendirian si Bung diketahui lewat
mata kuliah Pokok-pokok pemikiran Bung Hatta. Mata kuliah wajib yang
dinilai 2 SKS ini pada 2014 lalu diseragamkan untuk seluruh jurusan dan
setelah mid semester mulai diarahkan kepada muatan jurusan
masing-masing.
Intinya, selain meneladani sosok Bung Hatta, diharapkan alumni terjun langsung membina koperasi di daerahnya. Manajer koperasi bisa jadi peluang kerja besar bagi lulusan UBH. "Kami berharap lima hingga 10 persen lulusan Bung Hatta mau mengelola koperasi. Peluang itu terbuka besar dengan kesempatan yang diberikan Puskud. Kami pun siap berperan aktif menjadikan daerah ini provinsi koperasi," tegas dewan pakar Dekopinwil Sumbar itu. (zul)